PKS lebih 'klik' dengan Prabowo ketimbang Ical dan Wiranto
"Intinya adalah bahwa PKS dan Gerindra memiliki visi sama," kata Taufik.
Sebelum memutuskan melangkah lebih serius berkoalisi dengan Gerindra , Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) sebelumnya juga melakukan penjajakan dengan Partai Golkar dan Hanura.
Namun dalam proses sidang, pemilihan terhadap tiga kandidat mengerucut menjadi dua pilihan. Berikutnya, setelah melalui proses panjang, akhirnya suara bulat mengerucut pada satu partner koalisi.
Sekretaris Jenderal DPP PKS Taufik Ridho, di sela-sela rapat sempat menyinggung perihal tiga kandidat kuat (partai politik) yang sudah membicarakan tawaran koalisi kepada PKS .
"Kita sudah bertemu dengan Pak Ical, kita sudah bertemu dengan Pak Prabowo , dengan Pak Wiranto , semuanya baru penjajakan dan dilaporkan di Majelis Syuro, karena nanti yang memutuskan adalah Majelis Syuro, ke mana koalisi tersebut," ujarnya.
Topik pilihan: Capres Prabowo | Capres Anis Matta
Dia menyebutkan bahwa Prabowo telah mengirim surat keputusan permintaan koalisi yang sudah dibacakan dalam rapat majelis. "Intinya adalah bahwa PKS dan Gerindra memiliki visi sama membangun bangsa ini, negara ini. Alangkah baiknya kalau kita bareng-bareng membangun bangsa ini," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden PKS Anis Matta mengatakan, dengan mempertimbangkan seluruh komunikasi yang sudah dilakukan, dengan Golkar, Gerindra , Hanura, dan partai-partai lain, maka Majelis Syuro telah membentuk satu tim komunikasi politik yang efisien untuk melakukan penjajakan lebih serius tentang kemungkinan berkoalisi.
"Salah satunya dengan Gerindra ," ujar Anis.
Baca juga:
PKS pilih berkoalisi, bukan oposisi
Ini 3 hal yang akan dibahas PKS dengan Gerindra
PKS tanggapi serius 'pinangan' Gerindra
PKS ingin koalisi tak hanya stempel belaka
Sekjen PKS: PKS & Gerindra punya visi yang sama bangun bangsa