PKS Jabar sebut Aher berpeluang jadi wagub DKI dan ketua tim pemenangan Prabowo
Aher mengundurkan diri sebagai bacaleg DPR.
Gubernur Jawa Barat dua periode Ahmad Heryawan (Aher) diinstruksikan pengurus pusat PKS untuk mengundurkan diri sebagai bakal Calon Legislatif (Caleg) DPR RI. Politikus PKS yang akrab disapa Aher itu dikabarkan menjadi sosok yang akan mengisi posisi Wagub DKI Jakarta yang ditinggalkan Sandiaga Uno.
Menanggapi kabar itu, Ketua DPW PKS Jabar, Nur Suprianto mengaku percaya Ahmad Heryawan bisa menjawab kepercayaan yang diberikan oleh partai. Apalagi, rekannya itu punya catatan yang baik dalam memimpin sebuah provinsi.
"Iya saya sudah dengar kabar itu (Aher jadi kandidat Wagub DKI Jakarta). Dia ini salah satu kader terbaik, dua periode jadi Gubernur Jabar prestasinya bagus, kredibilitas di partai bagus," katanya saat ditemui di Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Senin (13/8).
Aher, kata dia, selalu mengikuti instruksi partai. Bukan kali ini saja perintah dari partai datang kepadanya. Contohnya, ketika jadi pimpinan DPRD DKI Jakarta, Aher memenuhi instruksi pimpinan untuk maju di Pilgub Jabar tahun 2008.
Lalu, sebelum mengundurkan diri sebagai Caleg pada 31 Juli lalu, Ahmad Heryawan pun berpindah daerah pemilihan mengikuti titah partai. Semula, Aher ditugaskan di Dapil Bekasi- Karawang-Purwakarta, kemudian berpindah di Dapil Kabupaten Bandung.
"Kemarin (tanggal 31 Juli Agustus) disuruh mengundurkan diri jadi Caleg, beliau nurut juga," terangnya.
Dengan demikian, meski belum tahu secara pasti arah instruksi partai kali ini, Nur Suprianto yakin bahwa apapun tugasnya, Aher akan melaksanakannya dengan baik.
Disinggung mengenai turunnya pangkat jika Aher benar menjadi Wagub DKI Jakarta, mengingat ia sudah dua periode sebagai gubernur di Jabar, Nur menyatakan DPW PKS Jabar tidak akan mempermasalahkannya.
"Bagi kami tidak masalah, Pak Nur Mahmudi saja dulu presiden PKS lalu mantan menteri, tapi beliau siap menjadi wali kota Bekasi. Begitu pun Pak Hidayat Nur Wahid, beliau dulu Ketua MPR, tapi beliau pun siap menjadi kandidat cagub DKI Jakarta 2012 lalu," paparnya.
Lebih lanjut, Nur mengaku mendapat kabar, bahwa tidak hanya masuk bursa Wagub DKI Jakarta, Aher pun berpeluang menjadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
"Apalagi kan Kang Aher juga sukses sebagai Ketua Timses Pak Prabowo di Jabar saat Pilpres 2014 lalu. Belum lagi elektabilitas pasangan yang diusung PKS di Pilgub suaranya melesat, meski kalah," katanya.
Selain Aher, Nur membenarkan bahwa dua nama lain yakni Mardani Ali Sera dan Ahmad Syaikhu yang dikabarkan masuk menjadi kandidat Wagub DKI.
"Kalau benar, saya sih bersyukur tiga-tiganya orang Jabar. Peluang ada," ujarnya.
Baca juga:
Fadli Zon akui kader PKS jadi Wagub DKI bagian dari kesepakatan Pilpres
PKS usulkan Aher & Mardani jadi ketua tim pemenangan Prabowo-Sandiaga
Politikus PKS yakin Prabowo-Sandi lolos tes kesehatan
PKS tunggu peluit gerakkan mesin partai menangkan Prabowo-Sandiaga
Ada tugas khusus, PKS perintahkan Aher mundur dari Caleg 2019
PKS klaim dukungan ke Prabowo-Sandi penuhi separuh ijtima ulama GNPF