PKS dan Berkarya tak hadiri pertemuan dengan PA 212
Slamet mengungkapkan, lima partai yang masuk ke dalam Koalisi Keumatan yaitu Gerindra, PAN, PKS, Berkarya, dan PBB. Beberapa di antaranya tidak hadir dalam pertemuan.
Persaudaraan Alumni 212 mengundang sejumlah pimpinan partai untuk bertemu. Pertemuan digelar di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, malam ini, Senin (23/7). Namun, tak semua pimpinan bersedia hadir. Bahkan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Berkarya sama sekali tidak mengirim perwakilan ke pertemuan tersebut.
Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif mengatakan, telah bertemu dengan pimpinan partai yang disebutnya sebagai koalisi keumatan untuk berdiskusi sekaligus bertukar pikiran bersama dengan ulama-ulama dan tokoh-tokoh yang tergabung dalam Dewan Penasehat PA 212.
"Tadi hadir Pak Prabowo selaku Ketua Umum Partai Gerindra dan Ketua Dewan Pembina, didampingi oleh Sekjen Partai Gerindra, kemudian dari PAN Pak Amien Rais, dan Sekjen PAN. Kemudian dari PBB juga ada, dari Partai Idaman ada," katanya, Senin (23/7).
Slamet mengungkapkan, lima partai yang masuk ke dalam Koalisi Keumatan yaitu Gerindra, PAN, PKS, Berkarya, dan PBB. Beberapa di antaranya tidak hadir dalam pertemuan.
"PKS harusnya hadir, tapi ada satu hal kemudian belum sampai saat ini. Pun demikian Partai Berkarya," jelasnya.
Dia membeberkan sejumlah materi yang dibicarakan pada pertemuan tadi.
"Apa yang kita tukar, pertama tentang perkembangan bangsa sampai saat ini. Bagaimana kondisi bangsa saat ini, Bagaimana ekonomi saat ini, Bagaimana kejadian di PLN, Bagaimana kejadian di Pertamina, Bagaimana dengan Garuda, dan sebagainya," tutup Slamet.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Bertemu dengan 5 parpol, PA 212 bahas dukungan pencapresan Prabowo
PA 212 ingin Gerindra, PKS, PAN, PBB dan Berkarya berkoalisi di Pemilu 2019
Usai bertemu PA 212, Prabowo tak ungkap hasil pertemuan
Prabowo dan Amien Rais bertemu ulama PA 212 di Hotel Sultan
PA 212 rayu Partai Demokrat untuk bergabung ke Koalisi Partai Keumatan