LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PKB optimis rebut suara generasi milenial di Pemilu 2019

Hasbi mengakui para caleg yang sebagian besar di bawah umur 50 tahun ini memang menyasar anak muda sejak penetapan sebagai calon. Dia mengatakan hal ini untuk mengejar target 12 kursi DPRD dan 3 kursi DPR RI.

2018-09-09 18:30:00
PKB
Advertisement

Jelang Pemilihan Legislatif 2019, DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta melakukan sinergi calon legislatif tingkat pusat hingga daerah. Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas mengatakan salah satu yang dibahas pada bimbingan sinergi teknis antara pusat yakni DPR dan juga daerah DPRD ini guna menjaring kebutuhan suara kelompok milenial.

"Berdasarkan survei diberbagai lembaga, Jakarta merupakan kota basis pemilih kaum milenial. PKB mencoba masuk dan melakukan pencerahan di Jakarta," ujar Hasbi saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (09/09).

Hasbi mengakui para caleg yang sebagian besar di bawah umur 50 tahun ini memang menyasar anak muda sejak penetapan sebagai calon. Dia mengatakan hal ini untuk mengejar target 12 kursi DPRD dan 3 kursi DPR RI.

Advertisement

"Caleg sudah bergerak lama dan ini semua untuk memenangkan PKB di Jakarta," terangnya.

Anggota DPRD ini mengakui dari segi finansial PKB tidak kuat dibandingkan dengan partai lain. Akan tetapi dirinya optimis bisa menaikkan kursi dari 6 sebelumnya.

"Kami partai yang tidak kuat finansial, tapi dengan itulah kami menjadi semangat dan kreatif dilapangan. Dibandingkan partai lain yang keluar banyak uang, tapi hasilnya banyak yang tidak memuaskan," tuturnya.

Advertisement

Hasbi pun menyampaikan pesan kepada caleg untuk bekerja tidak bertumpang tindih dalam satu wilayah demi tersebarnya suara PKB di Jakarta.

"Untuk para caleg harus bekerja menyebar karena Jakarta kota heterogen dan sayang jika satu daerah terdapat banyak caleg sehingga tidak optimal," tutupnya.

Baca juga:
Istimewanya Partai NasDem bagi Ridwan Kamil
Paloh minta Saan Mustopa pakai wig jika NasDem Jabar tak penuhi target
Mendagri dorong KPU perbanyak 'Smart Campaign'
Mendagri: Kampanye dialogis mendidik dan mencerahkan masyarakat
Naik 3 kali lipat, anggaran sosialisasi Pemilu Rp 11 M akhirnya disetujui DPRD DKI

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.