LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PKB beri sinyal duet Anies-Sandiaga jadi lawan Ahok di Pilgub DKI

PKB beri sinyal duet Anies-Sandiaga jadi lawan Ahok di Pilgub DKI. PDIP telah menjatuhkan pilihan politik untuk mendukung duet Basuki T Purnama dan Djarot Saipul Hidayat di Pilgub DKI 2017. Wasekjen PKB Daniel Johan mengatakan partai-partai di luar Ahok-Djarot makin intensif berkonsolidasi mencari calon alternatif.

2016-09-21 14:50:00
Sandiaga Uno
Advertisement

PDIP telah menjatuhkan pilihan politik untuk mendukung duet Basuki T Purnama dan Djarot Saipul Hidayat di Pilgub DKI 2017. Menanggapi fakta itu, Wasekjen PKB Daniel Johan mengatakan partai-partai di luar Ahok-Djarot makin intensif berkonsolidasi mencari calon alternatif.

Adapun enam partai yang belum mengumumkan bakal calon definitif yakni PKB, PPP, PAN, PKS, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat. Keenam partai itu, katanya, telah menyiapkan kejutan paket pasangan calon untuk menandingi Ahok.

"PKB pertama, berusaha merajut partai untuk dalam kebersamaan sehingga bisa melahirkan calon alternatif terbaik yang bisa membawa Jakarta lebih baik," kata Daniel saat dihubungi, Rabu (21/9).

"Intinya mudah-mudahan ada kejutan," sambung dia.

Sejumlah nama masuk dalam bursa pasangan calon alternatif, salah satunya Mantan Mendikbud Anies Baswedan dan kader Gerindra Sandiaga Uno. Daniel pun tidak membantah wacana duet Anies-Sandiaga jadi salah satu opsi yang akan diusung partai-partai non-Ahok.

"Ya, itu bagian dari kejutan. Artinya, pasangan Anies dan Uno (Sandiaga Uno) bisa menjadi salah satu yang dibahas," klaim Daniel.

Ditambahkannya, keenam partai rencananya akan mengumumkan pasangan calon definitif pada 22 September mendatang.

"Baik DPP maupun DPW saling komunikasi sekarang. Paling cepet besok tapi saya rasa tanggal 22 September," pungkas anggota Komisi IV ini.

Baca juga:
Mega pakaikan jas merah, Ahok sebut 'ini penghargaan untuk ibu'
Ahok: Orang beragama yang membenci orang lain berarti salah beragama
Ketika Megawati selimuti Ahok dengan jas merah
Pesan Mega ke Ahok-Djarot: Ikut saya mudah, taat aturan dan beretika
Nusron sibuk urusi Ahok, Menpan RB sebut aparatur dilarang kampanye

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.