Pimpinan DPR belum pegang surat pergantian di fraksi Golkar
Pimpinan DPR menegaskan segera membahas dalam rapat paripurna.
Partai Golkar tengah bongkar pasang pengurus fraksi di DPR. Rotasi dilakukan pasca mundurnya Setya Novanto dari kursi Ketua DPR. Meski lakukan perubahan, pimpinan DPR belum terima surat terkait rotasi kader Golkar.
"Belum ada surat itu (surat perombakan Fraksi Golkar). Yang ada surat pergantian Ketua DPR dari Fraksi Golkar atas nama Ade Komarudin," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (6/1).
Terkait pergantian ketua DPR, Agus menegaskan segera membahas dalam rapat paripurna. Namun, sebelumnya para pimpinan DPR akan melakukan rapat terlebih dahulu. Setelah itu, meminta kesepakatan dalam sidang paripurna.
"Sebelum dibawa ke rapat paripurna, kita (pimpinan DPR) akan melakukan rapat internal sehingga dapat disepakati untuk dibawa ke rapat paripurna yang nantinya dimintai persetujuan dari fraksi-fraksi lainya," tuturnya.
Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan tidak akan segan kritisi perombakan kader di DPR.
"Kalau salah atau ngawur, pasti akan saya kritisi! Enggak ada urusan," kata Bamsoet saat dihubungi merdeka.com.
Bamsoet juga korban rencananya reposisi di fraksi Golkar. Dia akan digantikan Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin. Meski begitu, Bamsoet mengakui tidak masalah ditempatkan di manapun.
"Kalaupun benar diganti saya tidak masalah. Santai saja. Karena di manapun bagi saya sama saja. Dan itu tidak akan mengubah sikap dan pendirian saya seperti biasanya," tuturnya.
Baca juga:
Generasi Muda minta Mahkamah Partai bersidang tentukan nasib Golkar
Politikus senior: Kerusakan Golkar parah, rekonsiliasi susah
Setnov tunjuk Kahar Muzakir pimpin Banggar & ganti sekretaris fraksi
Bamsoet tidak segan kritisi rotasi Golkar jika ngawur
Cerita Golkar puluhan tahun berkuasa kini listrik nunggak 2 bulan