LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pilkada serentak, KPU minta masyarakat aktif pantau daftar pemilih

"Jadi ketika dicek ada yang meninggal misalnya bisa dilaporkan ke petugas," kata Hadar.

2015-08-18 15:56:59
Pilkada Serentak
Advertisement

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay meminta masyarakat untuk turut aktif dengan memberikan tanggapan dalam tahapan pemutakhiran data pemilih sementara (DPS) Pilkada serentak. Masukan dari masyarakat penting dalam proses perbaikan DPS menjadi daftar pemilih tetap (DPT).

Sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2015, tahapan pengumuman dan tanggapan masyarakat terhadap DPS dilakukan selama 10 hari, yaitu pada 10-19 September 2015.

Hadar mengatakan, KPU daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak 2015 pada saat ini sedang berada dalam tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih hingga Rabu (19/8).

Setelah tahapan coklit selesai, kemudian dilakukan rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran di tingkat desa/kelurahan hingga provinsi untuk ditetapkan sebagai DPS.

DPS tersebut kemudian dibagikan kepada pengawas, peserta pemilu, dan partai-partai pendukung. Setelah itu didistribusikan kembali ke bawah untuk dicek oleh masyarakat.

"Jadi ketika dicek ada yang meninggal misalnya bisa dilaporkan ke petugas. Misalnya, ada yang tidak masuk daftar juga," ujar Hadar dikutip dari Antara, Selasa (18/8).

Pengumuman DPT oleh panitia pemungutan suara (PPS) dilakukan hingga tanggal pemungutan suara mengingat masih adanya daftar pemilih tetap tambahan (DPTb) dan daftar pemilih pindahan.

Baca juga:
Siap bersaing, 2 pasang calon wali kota Solo siapkan kostum kampanye
Tangsel kembali terancam krisis sampah, Airin ngotot maju pilkada
Sudah simulasi, MK siap tangani gugatan sengketa pilkada serentak
Optimalkan pengamanan pilkada, Polda Metro dirikan Polres di Tangsel
Pascapilkada serentak, Mahkamah Konstitusi jadi fokus pengamanan
Dibatalkan pencalonannya, balonbup Muratara polisikan DPD Hanura
Konflik internal, Golkar tidak ikut Pilkada di 9 daerah Jateng

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.