LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pilkada Kabupaten Bandung Resmi Diikuti Tiga Pasangan Calon

Mereka adalah Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan; Yena Iskandar Masoem-Atep; Kurnia Agustina dan Usman Sayogi.

2020-09-23 19:29:40
Pilkada Kabupaten Bandung
Advertisement

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan tiga pasangan calon yang mengikuti Pilkada Kabupaten Bandung tahun 2020. Mereka adalah Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan; Yena Iskandar Masoem-Atep; Kurnia Agustina dan Usman Sayogi.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya, Rabu (23/9/2020). Keputusan itu diambil berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 193/PL.02.3-Kpt/3204/Kab/IX/2020 setelah rapat pleno penetapan calon.

"Kami sudah melakukan rapat pleno keabsahan dokumen perbaikan tentang berkas calon," kata dia.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan bahwa Dadang Supriatna dan Syahrul Gunawan maju dalam kontestasi dengan modal dukungan 26 kursi parlemen. Jumlah itu berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan enam kursi parlemen, Partai NasDem lima kursi parlemen, Partai Demokrat lima kursi parlemen dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 10 kursi parlemen.

Lalu, Yena Iskandar Masoem dan Atep memiliki modal 11 kursi parlemen dari PDIP tujuh kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) empat kursi. Kemudian, Kurnia Agustina dan Usman Sayogi memiliki modal 18 kursi parlemen dari Partai Golkar sebanyak 11 kursi, Partai Gerindra sebanyak tujuh kursi, dengan jumlah dukungan sebanyak 18 kursi.

Ketiga pasangan calon tersebut segera mengikuti tahapan berikutnya, yakni mengambil undian nomor urut pada Kamis (24/9/2020). Tahapan kampanye bisa mereka mulai pada Sabtu 26 September hingga 5 Desember 2020.

Advertisement

Seiring dengan penetapan tersebut, Polresta Bandung menyiapkan 12 personil untuk masing-masing pasangan calon. Pengawalan dilakukan oleh anggota yang terlatih dan bersifat melekat.

Adapun masalah teknis seragam untuk pengawal ditentukan sendiri oleh masing-masing calon. Jika pasangan calon tidak berkenana pengawal mengenakan seragam dinas, maka mereka bisa mengenakan batik atau kemeja.

“Jadi mereka, mulai hari ini tidak melaksanakan tugas kepolisian. Tugasnya, sampai nanti pelantikan bukan hanya sampai pemilihan. Setelah pelantikan baru dibubarkan. Untuk KPU dan Bawaslu jug masih dilakukan pengawalan, karena ini melekat dengan fasilitasnya,” ucap Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.