Pilih Sandiaga jadi cawapres, Prabowo bilang prosesnya melelahkan
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya memilih Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya dalam Pilpres 2019. Prabowo mengungkapkan, keputusan yang diambil ini tidak mudah dan melalui proses yang melelahkan.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya memilih Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya dalam Pilpres 2019. Prabowo mengungkapkan, keputusan yang diambil ini tidak mudah dan melalui proses yang melelahkan.
"Proses ini tidak mudah, proses ini melelahkan, saya pun berunding terus dengan tokoh-tokoh dari PKS, PAN, dan juga dengan Partai Demokrat. Memang membangun suatu koalisi tidak mudah karena banyak yang harus kita pertemukan," kata Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Kamis (9/8) malam.
Prabowo menegaskan, koalisi yang dia bangun bersama PKS dan PAN sudah berlangsung lama dan bukan baru berlangsung dalam waktu singkat. "Dari sejak awal saya sudah mengatakan bahwa Partai Gerindra, PKS dan PAN telah membentuk koalisi de facto," ujarnya.
Dia mengungkapkan, koalisi tiga partai ini solid sejak Pilkada DKI 2017 lalu. "Karena itulah, saya terus berusaha, menjalin kepercayaan, kerjasama yang erat, kita komunikasi dengan semua pihak. Saya ketemu dengan Mbak Puan, senior saya Presiden SBY, saya terus bersama membangun koalisi yang besar untuk memberi solusi untuk kesulitan rakyat dan bangsa Indonesia," pungkasnya.
Baca juga:
Tanpa Demokrat, Prabowo deklarasikan Sandiaga Uno sebagai cawapresnya
Andi Arief: Demokrat sampai pukul 22.30 menolak Sandiaga Uno
Sandiaga: I love Jakarta, Im gonna miss Jakarta so much
Ma'ruf Amin: Semoga suara sumbang ke Jokowi hilang
Sudirman Said tiba-tiba sambangi rumah Prabowo
Ketum PAN: Capres yang diusung PAN, saudaraku Prabowo Subianto