Pilih Netral, Ormas Khilafatul Muslimin Kampanyekan Pemilu Damai Tanpa Hoaks
Organisasi yang sudah tersebar di sejumlah daerah di Indonesia ini bahkan tak ragu mendukung dan membantu aparat terkait seperti kepolisian dan TNI menyukseskan Pemilu Serentak 2019.
Organisasi masyarakat Islam Khilafatul Muslimin memilih netral dalam Pilpres 2019. Akan tetapi, ormas yang didirikan pada 1997 tersebut turut serta mengkampanyekan pemilihan umum damai dan menangkal berita bohong alias hoaks.
Amir Daulah Jawa Khilafatul Muslimin, Ustaz Hadwiyanto Hadi Salam, mengatakan, pemilu yang damai sejalan dengan Islam dan misi organisasinya. Pihaknya bertekad selalu menjaga ketertiban dan kedamaian.
"Misi kita itu adalah rahmatan lil alamin sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta ini," ujar Hadi dalam sebuah kegiatan di Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah, Bekasi, Minggu (31/3).
Dia menyebut, organisasinya hadir untuk menjadi Islam yang menjadi kebaikan untuk semua. Menurut dia, upaya menjaga kedamaian dan ketertiban di masyarakat merupakan hal yang lumrah.
Atas dasar itu, organisasi yang sudah tersebar di sejumlah daerah di Indonesia ini bahkan tak ragu mendukung dan membantu aparat terkait seperti kepolisian dan TNI menyukseskan Pemilu Serentak 2019.
"Kami dan seluruh warga Khilafatul Muslimin selalu mengimbau kepada masyarakat umum bagaimana kita menciptakan kedamaian, ketertiban itu betul-betul dengan ikhlas. Artinya apa adanya, kita tidak perlu direkayasa. Karena memang Islam mengajarkan demikian," tuturnya.
Salah satu bukti Khilafatul Muslimin mendukung pemilu yang kondusif ialah dengan memerangi produsen dan penyebaran hoaks. Hadi mengatakan, menyebar atau mudah percaya dengan hoaks sesungguhnya tidak sesuai dengan ajaran agama. Karena itu, dia meminta warga Khilafatul Muslimin dan masyarakat tak menjadi pelaku perbuatan dan penyebaran hoaks.
"Di dalam Islam itu yang namanya setiap berita kita mesti tabayun (klarifikasi), cek dan ricek, telitilah. Supaya tidak menyebabkan sebuah musibah kepada suatu kaum, jadi kita harus berhati-hati. Jangan sampai salah menyampaikan informasi," tandasnya.
Baca juga:
Turnamen Catur Sambut Pemilu 2019
Megawati Sebut Golput Sebagai Pengecut
Legislatif Dinilai Tidak Optimal, Lahirkan Gerakan #PecatDPR
Tolak Kecurangan Pemilu, Forum Umat Islam Geruduk KPU
Gelar Kampanye di Bekasi dan Jaksel, PDIP Siapkan 2.000 Peci Serta Sarung