Pilgub Sumut, PPP incar posisi wakil gubernur pendamping Djarot
Baidowi mengatakan ada tiga calon potensial yang disiapkan jika diberikan opsi mendampingi Djarot.
Wasekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi mengaku internal partai tengah melakukan kalkulasi kans kemenangan bacagub Djarot Saiful Hidayat di Pilgub Sumatera Utara. Sehingga, PPP belum memutuskan apakah menyetujui keinginan PDIP berkoalisi.
"Saat ini sedang dikaji kemungkinan-kemungkinan itu kalau bergabung dengan Djarot-Sihar berapa besar potensi kemenangannya, kalau Djarot disandingkan dengan kader internal seberapa persen kemenangannya," kata Baidowi di DPP PPP, Jakarta Pusat, Selasa (9/1).
Baidowi mengatakan ada tiga calon potensial yang disiapkan jika diberikan opsi mendampingi Djarot. Nama yang muncul adalah Anggota DPR RI Fraksi PPP Hasrul Azwar, Fadly Nurzal, Ketua DPW PPP Sumut Yulizar Lubis.
Anggota Komisi II DPR RI itu menyebut PPP masih menginginkan posisi wakil jika berkoalisi dengan PDIP. Namun, sayangnya komunikasi awal, PDIP bersikeras mengusung Djarot-Sihar.
"Aspirasi dari bawah begitu, menginginkan kalau calon wakilnya internal dari PPP. Kalau gubernurnya dari PDIP wajar dong wakilnya PPP," kata Baidowi.
Karena penggodokan masih berlangsung, PPP belum akan mengumumkan pada hari ini. Baidowi memastikan, keputusan akan keluar besok siang atau sore.
"Paling tidak besok siang atau sore itu sudah ada keputusan PPP di Pilkada Sumut," tutupnya.
Baca juga:
Berkas belum lengkap, KPU Sumut tolak pendaftaran Saragih-Ance
Didukung Demokrat, PKPI dan PKB, JR-Ance daftar ke KPU Sumut
Hasto sebut ada yang berupaya gagalkan pencalonan Djarot di Pilgub Sumut
PPP belum mau dukung Djarot di Pilgub Sumut, ini alasannya
5 Jam bertemu Djarot, PPP belum sepakat soal Pilgub Sumut