LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pilgub DKI, warga sudah kritis terhadap janji manis para calon

Masing-masing pasangan calon dalam Pilgub DKI menawarkan program pembangunan infrastruktur hingga manusia kepada warga ibu kota. Pengamat Kebijakan Publik Azas Tigor Nainggolan mengatakan, kandidat yang terjebak dalam retorika hanya akan merugikan dirinya sendiri. Sebab warga sudah kritis terhadap janji manis calon.

2016-12-18 07:49:11
Pilgub DKI
Advertisement

Masing-masing pasangan calon dalam Pilgub DKI menawarkan program pembangunan infrastruktur hingga manusia kepada warga ibu kota. Pengamat Kebijakan Publik Azas Tigor Nainggolan mengatakan, kandidat yang terjebak dalam retorika hanya akan merugikan dirinya sendiri. Sebab warga sudah kritis terhadap janji manis dari kandidat.

"Masyarakat Jakarta itu sudah mengukur apakah program yang disampaikan kandidat masuk akal atau tidak. Bila retorika dan janjinya berlebihan maka warga juga yang akan menghukum dengan tidak memilih yang bersangkutan di Pilkada DKI kali ini," katanya, Minggu (18/12).

Dia mencontohkan program pembagian uang yang dijanjikan salah satu kandidat kepada warga jika kelak terpilih nanti. Program tersebut, menurutnya, akan sulit untuk terealisasi.

"Apakah mungkin program itu berjalan? Jangan coba-coba menjanjikan sesuatu yang tak mungkin, karena warga Jakarta pasti akan menagihnya," katanya.

Menurutnya, warga menilai kerja nyata apa yang telah dilakukan oleh masing-masing kandidat saat masih menduduki jabatan strategis. Bukan hanya kepada petahana, Basuki Tjahaja Purnama tetapi dua calon lainnya.

"Hal yang sama juga akan dipelajari warga kepada kandidat lainnya. Seperti Pak Anies Baswedan saat menjabat Menteri Pendidikan dan Pendidikan apa yang sudah dilakukan. Begitupun dengan Agus Harimurti Yudhoyono rekam jejaknya di militer juga dipelajari warga untuk memilih pemimpin terbaik untuk mereka," kata mantan Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) ini.

Baca juga:
Tak ikut debat, Agus Yudhoyono sebut lebih tertarik gerilya politik
Kemewahan kampanye tematik Agus-Sylvi di JCC
Tidak hadir di acara debat, ini alasan kubu Agus-Sylvi
Kubu Ahok-Djarot ogah komentari ketidakhadiran Agus di acara debat

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.