LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pidato Pertama Sebagai Plt Ketum PPP, Suharso Berlinang Air Mata Mengenang Romi

Pasca resmi dikukuhkan sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Monoarfa menyampaikan pidato pertamanya kepada para pimpinan DPC dan DPW PPP. Dalam pidatonya, Suharso mengenang sosok Romahurmuziy yang baginya sudah seperti adik sendiri.

2019-03-21 08:14:36
PPP
Advertisement

Pasca resmi dikukuhkan sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharso Monoarfa menyampaikan pidato pertamanya kepada para pimpinan DPC dan DPW PPP. Dalam pidatonya, Suharso mengenang sosok Romahurmuziy yang baginya sudah seperti adik sendiri.

"Saya tidak pernah bermimpi bisa berdiri di sini menerima mandat ini. Bagi saya Romi anak saya, adik saya," kata Suharso dengan diiringi cucuran air mata dalam Mukernas PPP ke-3, di Hotel Seruni, Cisarua, Bogor, Rabu (20/3) malam.

Suharso menceritakan bahwa mantan ketum PPP itu sudah seperti meteor yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menjadi calon pemimpin bangsa ke depannya. Dirinya melihat bahwa sejauh ini Romi sudah terbukti memiliki bibit, bebet, dan bobot sebagai calon pemimpin.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, Suharso juga mempertanyakan apakah partainya harus berlinang air mata karena berlambang Ka'bah.

"Kita tahu sebutan partai dengan lambang Ka'bah letaknya di Mekkah. Mekkah asal katanya 'bakkah' artinya air mata. Apakah kemudian partai kita harus berlinang air mata?" tanyanya kepada peserta Mukernas ke-3 PPP.

Dirinya juga mempertanyakan apa yang telah menghampiri PPP sehingga kekuatan partai berlambang Ka'bah itu tiba-tiba runtuh.

Advertisement

"Ka'bah yang sebagai lambang kita, simbol partai ini tidak dengan serta merta dan dengan mudah diperoleh. Kita didukung kiai besar. Kita tahu sejarah itu, kita semua tahu. Entah apa yang menyengat dan menghampiri kita. Kita punya pimpinan yang hebat-hebat di masa lalu. Kita luar biasa di Orde Baru bahkan di reformasi," ungkap Suharso.

Reporter: Yopi Makdori

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:false
Dikukuhkan Jadi Plt Ketum PPP, Suharso Monoarfa Sudah Mundur dari Wantimpres
Suharso Monoarfa Resmi Jabat Plt Ketum PPP
Menag Lukman Didesak Mundur, Sekjen PPP Serahkan ke Jokowi
Menag Lukman Hakim Hadiri Mukernas III PPP di Bogor
Sekjen PPP: Humphrey Djemat Kalau Ingin Islah Silakan Datang ke DPP
Mengulas Fakta Sejarah PAN, Hanura dan PPP yang Diprediksi Tak Lolos DPR

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.