Pidato Kebangsaan Prabowo, Seluruh Ketum Parpol Koalisi Hadir
Pidato kebangsaan Prabowo, lanjut Sudirman, nantinya mengambil tema 'Indonesia Menang', dan disiarkan secara langsung oleh Gerindra TV via platform media sosialnya pada pukul 19.00 WIB.
Acara pidato kebangsaan oleh Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, rencananya akan dihadiri hampir semua ketua umum partai politik koalisi Indonesia Adil Makmur. Diketahui, koalisi partai pendukung Prabowo, seperti Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), PAN, dan Partai Berkarya.
"Rencana hadir, Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Sohibul Iman rencananya akan menghadiri acara," kata Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN), Sudirman Said di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (14/1).
Pidato kebangsaan Prabowo, lanjut Sudirman, nantinya mengambil tema 'Indonesia Menang', dan disiarkan secara langsung oleh Gerindra TV via platform media sosialnya pada pukul 19.00 WIB.
Selain tamu undangan dari partai koalisi, gelombang relawan juga akan hadir memeriahkan acara malam nanti. Namun demikian, akibat keterbatasan tempat sebagian dari relawan dialokasi untuk melakukan nonton bersama (nobar).
"Di seluruh Badan Pemenangan Daerah (BPD) juga nonton bareng di seluruh kabupaten/kota di Indonesia," timpal Direktur Relawan BPN Ferry Baldan.
Menurut Ferry, acara nobar adalah bagian dari pendidikan politik. Sehingga, masyarakat bisa memahami lebih jauh soal paparan visi-misi dari Prabowo Subianto.
"Pendidikan politik ini, biarkan masyarakat memilih dengan cerdas dan kesadaran," Ferry menutup.
Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Demokrat: Pidato Kebangsaan Agar Rakyat Lebih Mengenal Prabowo
Kode Keras Mantan Jenderal TNI Djoko Santoso untuk Kubu Jokowi
SBY dan Elite Koalisi Akan Hadiri Pidato Kebangsaan Prabowo Malam Ini
Tanggapan KPU Soal Ancaman Prabowo Subianto Mundur Pilpres 2019
Saat Jokowi Marah dan Jengkel Ada yang Menyebut Indonesia Bubar
Serap Tenaga Kerja Besar, Prabowo Diminta Tak Asal Sebut Banyak BUMN Mau Bangkrut