LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pesan Dedi Mulyadi ke relawan: Kalau Jokowi dikritik kalem saja, jangan gocek bola

Setiap kritikan yang terlontar dari tim lawan harus disikapi dengan santai. Berdasarkan data yang dia pegang, masih terdapat pernyataan emosional dalam menanggapi manuver lawan tersebut dan berakibat kontraproduktif terhadap elektabilitas Jokowi-Ma'ruf.

2018-09-07 23:37:00
Pilpres 2019
Advertisement

Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta seluruh jajaran tim dan relawan pemenangan pasangan capres dan cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin untuk menahan diri. Permintaan tersebut terkait banyak kritikan yang menerpa Jokowi selaku calon presiden petahana.

"Saya kira semua lapisan tim dan relawan tidak perlu memberikan umpan lambung. Selama ini, banyak pernyataan sesama sahabat relawan yang menjadi bola liar. Ini dimanfaatkan tim lawan dan didorong menjadi isu nasional," ujar Dedi seperti dilansir Antara, Jumat (7/9).

Setiap kritikan yang terlontar dari tim lawan harus disikapi dengan santai. Berdasarkan data yang dia pegang, masih terdapat pernyataan emosional dalam menanggapi manuver lawan tersebut dan berakibat kontraproduktif terhadap elektabilitas Jokowi-Ma'ruf.

Advertisement

"Kalau kandidat dikritik, ya bawa kalem saja. Semua kritik yang berkembang seharusnya dianalisa dan diperbaiki dalam realitasnya. Tidak bisa kritikan dibalas bullyan dan cemoohan. Ibarat main bola, Pak Jokowi sudah menang 4-0. Jadi, jangan terlalu banyak gocek bola di depan gawang untuk menyempurnakan kemenangan," ujarnya.

Sosialisasi kebijakan Kabinet Indonesia Kerja harus dikemas dengan baik. Pasalnya, Tahun 2018 dan Tahun 2019 merupakan tahun politik. Setiap konten sosialisasi harus tepat agar tidak menyisakan celah kubu lawan. Seringkali, kebijakan tersebut diolah sudut negatifnya dan disebar agar menjadi sentimen publik.

"Contohnya, pengaturan volume TOA masjid diinterpretasi menjadi isu larangan azan. Sehingga, sentimennya menjadi negatif di tengah publik," katanya.

Advertisement

Baca juga:
Menengok kesuksesan bisnis Erick Thohir, ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin
Ma'ruf Amin yakin manajemen tim kampanye rapi di tangan Erick Thohir
Pilih Erick Thohir, Jokowi ingin kombinasi pengusaha dan politisi
Jusuf Kalla ditunjuk jadi Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf
Sambangi kediaman Gus Dur, Jokowi minta doa restu
Erick Thohir berseragam kemeja putih bersih-merakyat-kerja nyata
Ditunjuk jadi ketua timses, Erick Thohir sambut Ma'ruf Amin di rumah Cemara

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.