Mempertemukan Airlangga & Bamsoet, Surya Paloh Bantah Ingin Intervensi Munas Golkar
"Sebagai kakak, iya saya mempertemukan adik-adik saya," kata Surya
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Wakorbid Pratama Golkar Bambang Soesatyo berdamai untuk maju ke Munas. Pernyataan gencatan senjata itu dilakukan di kantor Ketum Nasdem Surya Paloh, di Gondangdia, pekan lalu.
Surya Paloh mengakui mendamaikan Airlangga dan Bamsoet. Surya berlaku sebagai politikus senior di Golkar. Dia sebelum mendirikan NasDem merupakan politikus partai berlambang pohon beringin selama 43 tahun.
"Sebagai kakak, iya saya mempertemukan adik-adik saya," kata Surya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2/10).
Surya menolak pertemuan itu sebagai intervensi dirinya terhadap masalah internal Golkar. Dia menyampaikan, agar mengutamakan kepentingan bangsa.
"Mungkin karena saya dianggap sebagai kakak, bukan berarti ada intervensi Ketum Partai NasDem enggak ada itu," ujar Surya.
Dia membantah meminta Bamsoet untuk urung maju sebagai calon Ketum di Munas Golkar. Pasalnya, setelah pertemuan di sana Bamsoet mendukung Airlangga sebagai ketum dan memutuskan maju sebagai calon ketua MPR
"Enggak juga terserah mereka menyelesaikan itu, tapi yamg penting utamakan kepentingan nasional daripada kepentingan yang lebih kecil," jelasnya.
Baca juga:
Bamsoet Soal Munas Golkar: Hanya Saya, Tuhan dan Airlangga yang Tahu
Bamsoet 'Cooling Down', Akbar Tanjung Persilakan Kader Lain Tantang Airlangga
Airlangga: Pimpinan DPR MPR Besok Kita akan Putuskan
Ormas Pendiri Golkar Dukung Penuh Airlangga Kembali Jadi Ketum
Ada Surya Paloh di Balik 'Gencatan Senjata' Airlangga dan Bambang Soesatyo