LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pengamat Nilai Jawaban 'Silakan Lapor Penegak Hukum' Sindiran Jokowi

Baik Prabowo dan Sandiaga kerap memberikan contoh kasus yang ia nilai ditangani aparat secara tidak netral. Serangan itu selalu ditangkis Jokowi dengan meminta Prabowo segera melapor kepada aparat jika menemukan jalannya proses hukum yang tidak berkeadilan.

2019-01-18 10:07:03
Debat Capres
Advertisement

Pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno selalu menekankan penegakan hukum era Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilainya belum adil. Hal itu ia ungkap dalam debat perdana capres-cawapres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) tadi malam di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan.

Baik Prabowo dan Sandiaga kerap memberikan contoh kasus yang ia nilai ditangani aparat secara tidak netral. Serangan itu selalu ditangkis Jokowi dengan meminta Prabowo segera melapor kepada aparat jika menemukan jalannya proses hukum yang tidak berkeadilan.

"Silakan laporkan ke aparat," jawab Jokowi berulang kali saat diserang penegakan hukum yang berat sebelah.

Advertisement

Pengamat Politik Usep S Ahyar mengatakan jawaban berulang kali Jokowi merupakan bentuk sindiran kepada pihak lawan.

"Itu secara enggak langsung menyindir, mengkritik Prabowo," kata Usep saat berbincang dengan merdeka.com, Jumat (18/1).

Sebab, seperti yang selama ini terjadi saat menemukan ketidakadilan, baik Prabowo dan Sandiaga mengumbarnya melalui media bukan langsung ke penegak hukum.

Advertisement

"Karena kan selama ini yang terjadi pak Prabowo tidak bertindak secara hukum malah ke media," bebernya.

Seperti diketahui, kasus yang paling mengejutkan yakni kabar bohong alias hoaks yang dibuat aktivis perempuan Ratna Sarumpaet. Saat itu, ibunda Atiqah Hasiholan tersebut sesumbar dirinya menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal saat berada di Bandung, Jawa Barat. Tak lama berselang, Prabowo beserta tim menggelar konferensi pers membenarkan penganiayaan Ratna Sarumpaet berdasarkan keterangan yang bersangkutan.

Nasi sudah menjadi bubur. Setelah diusut polisi terkuak bahwa peristiwa yang diceritakan Ratna hanyalah rekayasa semata.

Baca juga:
Pengamat: Debat Perdana Capres Kering, Skor Jokowi-Ma'ruf 6 dan Prabowo-Sandi 8
Pengamat: Debat Capres Seperti Cerdas Cermat, 2 Paslon Kelihatan Kikuk
Airlangga: Penegak Hukum Berafiliasi dengan Parpol Tak Masalah Asal Profesional
Tim Debat Jokowi-Ma'ruf: Performa, Skala 1 Sampai 10, Nilainya 8
Usai Debat, TKN Nilai Prabowo Blunder Mengamini Praktik Korupsi

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.