Pemilu di depan mata, rakyat diminta cerdas kenali para capres
Menggunakan hak pilih di Pemilu amatlah penting, karena masyarakat akan menentukan masa depan bangsa ini.
Pemilu 2014 sudah di depan mata. Namun, tidak sedikit masyarakat yang tak peduli atau apatis dengan ajang politik lima tahunan itu.
Peserta Konvensi Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Padahal menurutnya masa depan bangsa ditentukan pada Pemilu.
"Anda bisa menentukan nasib bangsa ini melalui hak pilih yang Anda miliki," ujar Pramono dalam keterangannya, Jumat (17/01).
Menurutnya, menggunakan hak pilih di Pemilu amatlah penting. Dengan menggunakan hal pilih, masyarakat sudah menunjukkan rasa kepedulian terhadap masa depan bangsa ini.
Adik ipar Presiden SBY ini mengimbau agar masyarakat cerdas dalam mengenali karakter setiap capres. Saat ini, masyarakat dengan mudah bisa mendapatkan informasi soal para capres dari media massa.
"Kita harus memiliki rasa optimis, gali informasi sebanyak mungkin dan kenali capres dengan baik, rasanya masih banyak orang baik dan berkualitas serta peduli terhadap bangsa ini," jelas Pramono.
"Perlu kita ketahui bersama dengan tidak menggunakan hak pilih pada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden maka kita sendiri dan masyarakat pada umumnya yang akan dirugikan, karena mungkin suara kita bisa disalahgunakan dan siapa yang menjadi presiden bukan orang yang sesuai harapan," lanjutnya.
Dia mengatakan, sejak Pemilu 1999 angka golput sudah mencapai di kisaran 10,21 persen. Sedangkan untuk Pemilu 2004 naik menjadi 23,34 persen dan Pemilu 2009, menjadi 29,01 persen.
Baca juga:
Kapolri keluhkan dana pengamanan pemilu Rp 1 triliun belum cair
Blunder di Mata Najwa, Angel Lelga ditertawakan di internet
Pengamat nilai pengusaha jadi lumbung uang bagi Parpol
Pemilu jadi momen pemerintah dan parpol belanja jor-joran
Pemilu bantu genjot pertumbuhan industri pariwisata dan rokok