Pemilih sudah mantap, pasangan Rindu ungguli Duo DM di survei SMRC
Pasangan calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) memuncaki hasil survei Pilgub Jawa Barat. Dalam hasil survei terbaru Saiful Munjani Research and Consulting (SMRC), Rindu mendapatkan elektabilitas sebesar 43,1 persen.
Pasangan calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) memuncaki hasil survei Pilgub Jawa Barat. Dalam hasil survei terbaru Saiful Munjani Research and Consulting (SMRC), Rindu mendapatkan elektabilitas sebesar 43,1 persen.
Pesaing terberat mereka adalah calon petahana Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Pasangan Deddy-Dedi memperoleh elektabilitas sebesar 34,1 persen.
Sedangkan dua pasangan lainnya terpaut cukup jauh ketimbang dua teratas. Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) hanya memperoleh 7,9 persen. Sementara, TB Hasanuddin-Anton Charliyan terendah dengan elektabilitas 6,5 persen. Pemilih yang belum menentukan masih sebesar 8,4 persen.
"Dalam pilihan terhadap pasangan, M Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum mendapat dukungan 43,1%, disusul Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 34,1%, Sudrajat-Ahmad Syaikhu 7,9%, dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan 6,5%. Yang belum tahu sekitar 8,4%," ujar Peneliti SMRC Sirajuddin Abbas ketika merilis hasil survei di kantornya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/6).
SMRC menemukan bahwa kemungkinan untuk mengubah pilihan di saat terakhir cukup kecil. Sebesar 68 persen responden menyatakan kecil untuk mengubah pilihan. Dengan rincian 42 persen berpendapat kecil kemungkinannya dan 26 persen sangat kecil atau hampir tidak mungkin.
"Sekitar 30 persen dari pendukung calon masih besar kemungkinan mengubah pilihan," kata Sirajuddin.
SMRC melakukan survei di Jawa Barat pada rentang waktu 22 Mei-1 Juni 2018. Pada survei diambil 820 orang responden dengan metode multistage random sampling. Survei memiliki margin of error sebesar kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca juga:
Petinggi PDIP bakal 'turun gunung' kampanye Hasanah di Karawang
Wiranto sebut Pj Gubernur Jabar tak mungkin dongkrak suara Hasanah dalam seminggu
Polemik Pj Gubernur, Ketua DPR sebut angket tak bisa dipakai sembarangan
NasDem pilih hak interpelasi daripada angket Pj Gubernur Jabar
Deddy Mizwar sebut masyarakat lebih pilih tonton Piala Dunia dibanding debat Pilgub