PDIP yakin Masinton menang lawan Dita soal kasus pemukulan
"Ini relasi individual yang mau dibawa ke dataran makro relasi politis."
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menganggap perkara dugaan penganiayaan anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Masinton Pasaribu terhadap seorang staf ahli DPR, Dita Aditya (27), ada maksud lain. Itu terindikasi dari Dita membawa nama Partai NasDem dalam kasus ini.
"Yang menarik kenapa melibatkan jajaran DPW NasDem. Ini relasi individual yang mau dibawa ke dataran makro relasi politis. Ini ada agenda apa Dita. Itu spekulasi. Enggak tahu kenapa spekulasi ini dikembangkan," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/2).
Anggota Komisi XI mengaku sudah mengklarifikasi secara langsung ke Masinton. Menurutnya Masinton bakal menang.
"Tenaga ahlinya (Masinton) bilang itu enggak benar. Dita memberikan keterangan dilawan tiga keterangan Masinton, TA, dan sopir. Kalau di kepolisian saya kira menang yang tiga. Skor sementara 3-1," tuturnya.
Hendrawan mengungkapkan bahwa sebenarnya itu masalah individu yang tak perlu bantuan hukum dari partainya. Dia berharap kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Langkah yang terbaik kalau saya sarankan ke dita, selesaikan baik-baik. Antara anggota dewan dengan stafnya dalam ha ini bisa tenaga ahli atau aspri itu harus saling memperkuat. Hal seperti ini diselesaikan secara baik-baik, kekeluargaan," pungkasnya.
Baca juga:
Beda versi Masinton dan NasDem soal pemukulan staf ahli DPR
MKD pantau kasus Masinton Pasaribu, siap koordinasi dengan polisi
Fadli Zon minta kasus Masinton Pasaribu ditangani Bareskrim dulu
Fraksi PDIP yakin Masinton tak aniaya staf ahli
Kasus pemukulan Masinton terkait Surya Paloh dan HT? Ini kata NasDem