LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PDIP tegaskan belum ada keputusan soal pencalonan Risma

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku belum mengetahui maksud dari ucapan maaf Risma.

2016-08-04 14:43:13
Pilgub DKI 2017
Advertisement

Wali kota Surabaya Tri Rismaharini mendadak meminta maaf kepada warganya karena kesalahan yang dilakukan selama menjabat. Risma juga menyebut 'hari terakhir' dalam ucapan maafnya itu. Ucapan itu disampaikan Risma saat meresmikan kampung KB di Sidotopo, Surabaya.

Banyak pihak menduga permintaan maaf itu karena Risma bakal ditarik partai-partai politik untuk maju di Pilgub DKI melawan calon petahana Basuki T Purnama. Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDIP, Gembong Warsono mengaku belum mengetahui kabar itu.

Dia membantah kabar Risma akan ke Jakarta. Sebab, DPP PDIP hingga saat ini belum memutuskan calon yang akan diusung, termasuk Risma.

"Waduh belom tahu saya. Kan belum ada keputusan. Jadi saya belum bisa komen. Sampai sekarang belum ada keputusan. Silakan konfirmasi ke DPP. Kalau DPD tinggal menunggu keputusan DPP," kata Gembong saat dihubungi, Kamis (4/8).

Senada dengan Gembong, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto juga mengaku belum mengetahui maksud dari ucapan maaf Risma.

"Aduh saya juga enggak tahu mas apa yang dimaksud Bu Risma. Minta maaf karena apa, coba ke Bu Risma. Belum (ada instruksi dari DPP)," tegasnya.

Sebelumnya, Risma meresmikan kampung KB di Sidotopo, Surabaya. Dalam sambutannya di acara itu, Risma tiba-tiba saja mengeluarkan kata-kata yang membuat warga kaget.

Dia meminta maaf karena mungkin ada kesalahan selama menjadi wali kota Surabaya. "Atas nama pribadi, saya minta maaf pada seluruh SKPD yang hadir. Karena ini hari terakhir saya, jadi mohon maaf kalau ada kesalahan selama ini," ucap Risma dalam sambutannya di depan para undangan, Kamis (4/8).

Mendengar ucapan tersebut, warga dan awak media yang meliput kaget dan bingung. Sebab beberapa pekan terakhir, nama Risma paling santer terdengar akan dimaju di Pilgub DKI melawan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Lantas, apakah ucapan itu sebagai tanda-tanda memang Risma benar maju Pilgub DKI? Atau permohonan maaf karena bulan Syawal akan segera berakhir? Masih belum bisa dipastikan.

"Ini sekalian halal bihalal aja, meski Syawal sudah lewat. Jadi kebetulan banyak SKPD yang datang, jadi iya saya minta maaf pada semua yang hadir di acara ini," tandas dia.

Baca juga:
Daftar calon independen ke KPU DKI, pasangan ini tak bawa syarat KTP
Risma tiba-tiba minta maaf ke warga Surabaya, mau maju Pilgub DKI?
Sudah lobi PDIP agar usung Risma, PKS tunggu sikap Megawati
Risma mendadak minta maaf ke warga Surabaya, sebut ini hari terakhir
Nusron Wahid: Ahok hobinya kerja bukan kampanye
Sudah tunjuk Sandiaga Uno, Gerindra masih lirik Risma buat DKI-1
Hanura rayu PDIP agar buat dukung Ahok-Djarot

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.