LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PDIP: Surya Paloh dan Megawati Dulu adalah Orang yang Sangat Dekat

Pacul menyinggung hubungan PDIP dan NasDem yang telah bersama sejak 2014 membawa Jokowi menjadi presiden. Saat 2014 lalu, NasDem merupakan partai yang melengkapi PDIP sehingga memiliki tiket untuk mengusung mantan gubernur DKI Jakarta ini.

2022-07-07 17:09:25
PDIP
Advertisement

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDI Perjuangan Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul meminta jangan mudah menilai hubungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh hari ini. Ia menyinggung, keduanya pernah dekat apalagi sama-sama mengusung Presiden Joko Widodo sejak 2014.

Katanya, manusia tidak ada yang bisa duga, termasuk hubungan politik Megawati dan Paloh. Jangan dinilai hari ini PDIP dan NasDem sulit bekerjasama.

"Apapun Pak Surya Paloh dan ibu ketum ini dulu adalah orang yang sangat dekat. Anda jangan gampang menjustifi, PDIP susah. Manusia susah diduga toh," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/7).

Advertisement

"Kau lihat Bambang Pacul berkelahi sama Ganjar habis-habisan, ternyata salam komando," sambung Pacul mencontohkan.

Pacul menyinggung hubungan PDIP dan NasDem yang telah bersama sejak 2014 membawa Jokowi menjadi presiden. Saat 2014 lalu, NasDem merupakan partai yang melengkapi PDIP sehingga memiliki tiket untuk mengusung mantan gubernur DKI Jakarta ini.

Advertisement

"Sejarahnya ketika menyalonkan Jokowi barengan. Jangan salah. Barengan itu. Pak Surya Paloh menutup kekurangan PDIP yang sedikit untuk mendukung Pak Jokowi," ujar Pacul.

"Itu Pak Surya Paloh yg pertama. Itu sejarah loh. Pak Surya Paloh. NasDem maksudnya," tegas Ketua Komisi III DPR RI ini.

Namun, Pacul enggan menduga-duga hubungan Megawati dan Paloh hari ini. Hanya saja ditegaskannya peluang PDIP dan NasDem bekerjasama di Pemilu 2024 tetap terbuka.

"Dalam politik enggak ada tutup menutup. Kecuali kalau ibu, ring apa ya, ideologinya jauh," katanya.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.