LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PDIP sindir SBY selalu mengeluh soal hubungan dengan Mega saat jelang pemilu

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menuturkan hubungannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri hingga kini belum pulih. Hal itu diduga menjadi salah satu alasan Demokrat sulit berkoalisi dengan PDIP mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

2018-07-26 09:11:38
Susilo Bambang Yudhoyono
Advertisement

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menuturkan hubungannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri hingga kini belum pulih. Hal itu diduga menjadi salah satu alasan Demokrat sulit berkoalisi dengan PDIP mendukung Jokowi di Pilpres 2019.

Menanggapi hal ini Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebutkan Presiden RI keenam itu selalu mengeluh soal hubungan dengan Megawati menjelang pemilu. Dia menilai keluhan musiman tersebut politis.

"Monggo silakan lihat dalam jejak digital maupun media cetak, bahwa menjelang Pemilu pasti Pak SBY selalu menyampaikan keluhannya tentang Ibu Megawati. Padahal Ibu Megawati baik-baik saja," ujar Hasto dalam keterangannya, Kamis (26/7).

Advertisement

Hasto menduga keluhan SBY itu lantaran anaknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belum mendapat kepastian sebagai capres atau cawapres.

"Seluruh pergerakan politik Pak SBY adalah untuk anaknya, sementara Ibu Megawati jauh lebih luas dari itu. Ibu Mega selalu bicara untuk PDI Perjuangan; untuk Pak Jokowi; untuk rakyat, bangsa dan negara, sementara Pak SBY selalu saja mengeluhkan hubungan itu," kata Hasto.

Dia selanjutnya mengungkit pilpres 2004 ketika SBY dan Megawati bertarung dalam satu panggung. SBY, kata Hasto, sebagai orang yang merasa dizalimi seharusnya merasa bersalah. Namun, menurutnya, SBY justru sebaliknya menuduh Megawati.

Advertisement

Hasto juga menceritakan menjelang Pilpres 2014 lalu, ada seorang Ketum yang menyarankan Megawati untuk bertemu dengan SBY untuk memastikan kemenangan Joko Widodo. Namun, Megawati menolak karena yakin Jokowi mampu menang karena dukungan rakyat.

"Masa dukungan rakyat yang begitu besar untuk kemenangan Pak Jokowi kemudian dinihilkan hanya karena pertemuan saya (degan SBY)," ucap Hasto menirukan perkataan Megawati.

Baca juga:
Cerita SBY tiga kali tolak ajakan Jokowi gabung koalisi
SBY: Saya tak tahu apakah Pak Zul nanti satu koalisi tapi chemistry selama ini cocok
SBY warning Ketum PPP: Hati-hati mengeluarkan statement!
SBY: Parpol meninggalkan Jokowi karena tidak cocok cawapres ya anything can happen
SBY akui hubungan dengan Megawati belum pulih: Saya sudah berikhtiar 10 tahun
SBY sebut jalan koalisi dengan Jokowi tak terbuka, pilih jajaki Prabowo

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.