LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PDIP sindir Prabowo: Apa yang dibesarkan kalau semua dikerdilkan?

Pidato Prabowo Subianto di Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Kamis (11/10), lalu mengenai ekonomi kebodohan di Indonesia menuai kontroversi. Salah satu yang menyoroti yakni Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko.

2018-10-13 01:31:00
Pilpres 2019
Advertisement

Pidato Prabowo Subianto di Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Kamis (11/10), lalu mengenai ekonomi kebodohan di Indonesia menuai kontroversi. Salah satu yang menyoroti yakni Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko.

Menurut Budiman, sekarang ini Indonesia justru sedang optimis menjalankan ekonomi berbasis kecerdasan di revolusi industri keempat menggunakan tenaga digital dan biologi.

"Saat Indonesia ingin memacu kecerdasan alami, kecerdasan buatan bangsa Indonesia berbasis big data, malah Pak Prabowo bicara soal kebodohan," jelasnya di Jakarta, Jumat (12/10).

Advertisement

"Terus yang mau dibuat Indonesia jadi besar itu apa? Kalau kemudian narasinya mengkerdilkan diri, tapi menginginkan Indonesia Great Again," kata Budiman yang juga Timses Jokowi-Ma'ruf Amin ini.

Budiman mengandaikan Indonesia sebagai negara yang sedang berpacu bersama negara lainnya menggunakan kekuatan big data. Yaitu, data besar yang dapat diakses dan diolah dengan baik oleh pihak berkepentingan untuk tujuan memajukan ekonomi.

Dia berpendapat, tidak ada kata mundur dari revolusi industri keempat ini jika Indonesia tidak ingin ketinggalan.

Advertisement

"Nah saya pikir Pak Prabowo baik tidak mengajak berhenti dari rombongan orang yang mau ke revolusi Industri 4.0. Saya kira apa yang dibesarkan kalau semua dikerdilkan," ujarnya.

Menurutnya, Jokowi ingin Indonesia sebagai negara berkembang maju dan memasuki wilayah industri keempat dengan memadukan tenaga digital dan biologi. Asalkan negara berkembang seperti Indonesia mampu menjaga kedaulatan data dan mengolahnya dengan benar, maka Indonesia layaknya ladang minyak besar di dunia.

"Nah Indonesia punya ladang data, ladang data itu adalah sumber pertumbuhan ekonomi. Siapa yang menguasai data akan menguasai dunia," tandasnya.

Reporter: Ratu Annissa
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kubu Jokowi: Kalau Sandi terus yang muncul, Prabowo pasti kalah
Prabowo disebut lebih berani hadapi Sarumpaet ketimbang Jokowi soal BBM
Kubu Jokowi pertanyakan keseriusan Demokrat usung Prabowo
Koalisi Jokowi lihat Prabowo memang didesain agar mirip Donald Trump
Sandiaga tokoh baru, jadi lebih rajin keliling ketimbang Prabowo
PKS bilang Prabowo belum rajin kampanye karena RI sedang berduka


(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.