PDIP sebut pembagian sembako bukti Jokowi jalankan Pancasila
Terlebih lagi, menurut Hasto, pembagian sembako tersebut sesuai dengan gaya kepemimpinan Jokowi yakni dekat dengan rakyat. Untuk itu, Hasto melihat kegiatan tersebut adalah hal biasa yang dilakukan Jokowi.
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai pembagian sembako yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan kerja ke Sukabumi merupakan bentuk pengamalan sila kelima Pancasila. Program pembagian sembako itu, kata Hasto, juga bagian tugas dari tugas kepala negara untuk memberikan perhatian kepada rakyatnya.
"Ya dalam konteks ini Presiden kan menjalankan ideologi Pancasila, sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Hasto di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Selasa (10/4).
Terlebih lagi, menurut Hasto, pembagian sembako tersebut sesuai dengan gaya kepemimpinan Jokowi yakni dekat dengan rakyat. Untuk itu, Hasto melihat kegiatan tersebut adalah hal biasa yang dilakukan Jokowi.
"Dan dalam konstitusi kita fakir miskin, anak terlantar dibiayai oleh negara, apalagi ini rakyat yang juga mendapatkan sentuhan dan sesuai dengan karakter kepemimpinan Pak Jokowi yang turun bersama dengan rakyat," tegasnya.
Hasto menepis opini yang menyebut kegiatan bagi-bagi sembako tersebut bagian dari kampanye Jokowi jelang Pemilu Serentak 2019 mendatang.
"Kampanye kan belum, calon wakil Presiden aja belum ditetapkan," tegas Hasto.
Sebelumnya, beredar kupon sembako saat Jokowi kunjungan kerja ke Sukabumi di media sosial. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membenarkan kupon berstempelkan Polri Resor Sukabumi itu.
Moeldoko mengklaim pelibatan aparat kepolisian dalam pembagian sembako untuk menjaga ketertiban.
Baca juga:
Bawaslu ingatkan Jokowi tak bagikan sepeda jelang Pilpres
Ngebet jadi cawapres, Cak Imin bakal dipanggil Jokowi
Jokowi minta dukungan ulama Jawa Barat untuk maju Pilpres
Ini kata Mabes Polri soal kupon sembako presiden berstempel Polres Sukabumi
Tanggapi KPU, PKS sebut Jokowi pernah ke Singapura naik pesawat komersial
Pesawat presiden untuk capres petahana, Fadli Zon ingatkan Jokowi naik kelas ekonomi