LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PDIP sebut Pansus Angket memperkuat, bukan membubarkan KPK

Hasto mengungkapkan, penjelasan yang diberikan Brigjen Pol Aris Budiman tidak ada upaya untuk membenturkan antara penyidik Polri dengan penyidik KPK. Karena tujuannya hanya untuk memperkokoh KPK dan apa yang telah disampaikan itu telah menjadi tanggung jawab dari saksi yang telah hadir dalam pansus KPK.

2017-09-02 21:30:00
Pansus Angket KPK
Advertisement

Usai kehadiran Direktur Penyidikan KPK Brigjen Pol Aris Budiman ke Pansus Angket menggulirkan bola panas di masyarakat. Buntut dari kehadiran Aris menimbulkan dugaan ada upaya untuk melemahkan KPK.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, apa yang dilakukan Pansus Angket KPK merupakan fungsi DPR dan itu diatur dalam UU. Sehingga, dia meminta semua pihak menghormati Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dari Pansus Angket KPK.

"Memberikan ancaman-ancaman yang tidak perlu semestinya tidak perlu dilakukan karena maksud dari Panitia Angket sebenarnya bagian dari cek dan balance untuk fungsi-fungsi dari KPK sendiri," katanya di Jakarta, Sabtu (2/9).

Dengan tegas, dia memastikan, pembentukan Pansus bukan untuk membubarkan KPK. Sebab, Hasto menilai, Pansus Angket KPK untuk memperkuat fungsi dari KPK. Sehingga sebaiknya semua pihak memberikan dukungan untuk kinerja dari Pansus Angket KPK.

"Sejak awal menegaskan kami tidak akan pernah berniat membubarkan KPK, tapi proses perbaikan kinerja merupakan perhatian dari DPR RI," jelasnya.

Hasto mengungkapkan, penjelasan yang diberikan Brigjen Pol Aris Budiman tidak ada upaya untuk membenturkan antara penyidik Polri dengan penyidik KPK. Karena tujuannya hanya untuk memperkokoh KPK dan apa yang telah disampaikan itu telah menjadi tanggung jawab dari saksi yang telah hadir dalam pansus KPK.

"Yang dilakukan adalah bagaimana mendapatkan info sebaik-sebaiknya karena setiap saksi yang dihadirkan dibawah sumpah. Sehingga setiap saksi punya tanggung jawab menyampaikan kebenaran di atas kebenaran itu sendiri," tutupnya.

Baca juga:
Soal Brigjen Aris, Wakapolri minta tak dibenturkan KPK dengan Polri
Jokowi dijadikan 'tameng' Pansus angket saat diancam KPK
Ada konflik Aris Budiman dan Novel Baswedan, Agus Rahardjo berharap KPK tetap solid
Serangan Dirdik KPK ke Novel soal email yang dianggap menghina
Masinton nilai KPK salahgunakan wewenang jika jerat anggota pansus angket
Bamsoet minta KPK ingat pesan Jokowi sebelum jerat anggota Pansus

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.