PDIP samakan Gubernur Babel seperti Jokowi, berasal dari rakyat
PDIP samakan Gubernur Babel seperti Jokowi, berasal dari rakyat. PDIP memiliki harapan agar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin maju sehingga makin memiliki daya saing termasuk mengimbangi Singapura. Namun kemajuan itu selayaknya tetap dengan memperhatikan kebudayaan Melayu.
PDIP memiliki harapan agar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin maju sehingga makin memiliki daya saing termasuk mengimbangi Singapura. Namun kemajuan itu selayaknya tetap dengan memperhatikan kebudayaan Melayu.
"Bila nanti pasangan Rustam Effendi dan Irwansyah terpilih untuk memimpin Provinsi Babel, DPP PDI Perjuangan meminta agar Pemerintah Daerah mengembangkan pusat-pusat kebudayaan Melayu di Provinsi Babel," ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat memberikan pengarahan kepada calon Gubernur Bangka-Belitung Rustam Effendi dan jajaran pengurus DPD PDIP Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung di Pangkalpinang, Minggu (30/10).
Pada bagian lain, Hasto mengatakan sosok Rustam Effendi memiliki kesamaan karakter sebagaimana kader PDIP yang kini menjadi Presiden, Joko Widodo. "Pak Rustam ini enggak suka pencitraan. Dia berasal dan seperti rakyat biasa lainnya. Beliau memiliki kesamaan karakter sebagaimana Pak Jokowi," ucap Hasto.
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya adalah bagian dari Sumatera Selatan, namun menjadi provinsi sendiri pada saat era pemerintahan Megawati Soekarnoputri. Sehingga kata Hasto, PDIP memberikan perhatian kepada Babel.
Bila terpilih, kepemimpinan Rustam dan Irwansyah akan dalam satu poros dengan pemerintahan Pak Jokowi. "Besar harapan, Pak Rustam yang telah menelurkan berbagai program-program selama menjabat gubernur, akan terpilih kembali di pilkada 15 Februari 2017 mendatang. Sehingga, akan lebih mempermudah pengembangan Provinsi Babel, bila gubernurnya berasal dari PDIP dan memiliki sinergi dan makin memperkuat pemerintahan Pak Jokowi," papar Hasto.
Baca juga:
Boyolali panen raya, Jokowi pakai sistem Jarwosuper di daerah lain
Jokowi: Tahun lalu beras & kedelai masih impor, kita akan selesaikan
Terinspirasi Mahabharata, Jokowi namakan jagung di Boyolali Nasa 29
Ini 3 saran Jokowi agar impor Jagung bisa disetop di 2018
Jokowi pastikan tak ada impor beras sampai akhir tahun