PDIP Pastikan Duet Prabowo-Jokowi Tidak Mungkin Terjadi
Said menegaskan, wacana duet Prabowo-Jokowi tidak akan terjadi. Sebab, Jokowi bukan lah sosok yang gila kekuasaan.
Wacana duet Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2024. Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menilai jika pasangan tersebut terjadi maka tanda-tanda akan kiamat.
"Kalau Pak Prabowo disandingkan dengan Pak Jokowi itu tanda-tanda kiamat," katanya kepada wartawan, Rabu (28/9).
Dia menegaskan, wacana duet Prabowo-Jokowi tidak akan terjadi. Sebab, Jokowi bukan lah sosok yang gila kekuasaan.
"Kalau melihat moralitas presiden kita Bapak Jokowi, itu kan bukan gila kekuasaan, Pak Jokowi tidak serendah itu," tegasnya.
Jokowi Jadi Cawapres Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menanggapi santai isu terkait dipasangkannya dirinya dan Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilu 2024. Namun kali ini, Prabowo lah yang digadang memegang kendali dan Jokowi menjadi wakilnya.
“Ya sebuah kemungkinan, ada saja,” singkat Prabowo saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/9).
Sebelumnya, isu yang sama juga sudah pernah ditanyakan terhadap Presiden Jokowi. Kala itu, kepala negara tegas menyampaikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam hal-hal menyangkut kontestasi Pemilu 2024 untuk saat ini.
“Sejak awal saya sampaikan bahwa ini yang menyiapkan bukan saya, urusan 3 periode sudah saya jawab. Begitu dijawab muncul lagi yg namanya perpanjangan, juga saya jawab. Ini muncul lagi jadi wapres, itu dari siapa?,” kata Jokowi saat di Istana Negara Jakarta, Jumat 16 September 2022.
Jokowi memastikan, hal itu datangnya bukan dari dirinya. Dia pun enggan berkomentar lebih perihal itu
“Kalau dari saya, saya terangkan. Kalau bukan dari saya, saya enggak mau terangkan,” Jokowi menutup.
(mdk/fik)