PDIP kaji nama AHY, Cak Imin hingga Romy jadi cawapres Jokowi
Basarah menyebut pihaknya akan mengerucutkan cawapres setelah hari raya Idul Fitri Juni mendatang.
PDI Perjuangan (PDIP) melakukan pengkajian terhadap sejumlah calon wakil presiden bagi Joko Widodo yang bermunculan. Wasekjen PDIP Ahmad Basarah menyebut sejumlah nama yang dikaji berasal dari internal dan ekternal partai.
Dari kalangan eksternal, PDIP mengkaji nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP M Rommahurmuziy, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan hingga Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Sementara dari kader internal, terdapat nama Menko PMK Puan Maharani.
"Tentu semua cawapres yang muncul, pak Muhaimin Iskandar Ketum PKB, pak Zulkifli Hasan, pak Romi, pak Agus Harimurti Yudhoyono dan lain-lain," kata Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3).
"Ada Puan Maharani dan lain-lain masuk list kita. Sekarang kita sedang lakukan pengkajian mendalam terhadap semua calon itu," sambungnya.
PDIP, kata Basarah, masih menyeleksi calon-calon yang bermunculan. Basarah menyebut pihaknya akan mengerucutkan cawapres setelah hari raya Idul Fitri Juni mendatang.
"Memang sekarang ini posisinya masih banyak penyisihan. Belum masuk perempat final, belum masuk final. Saya kira sah-sah saja sekarang ini karena pak Jokowi sekarang belum menentukan," ujarnya.
Menurut Basarah, PDIP juga terus membuka diri bagi seluruh partai politik yang menyodorkan kader terbaiknya menjadi cawapres Jokowi. Namun, dia mengingatkan kerjasama antar partai di Pemilu 2019 tidak harus dengan menggandeng kadernya sebagai cawapres.
"Prinsipnya PDIP membuka diri seluas-luasnya, dengan seluruh kekuatan parpol untuk bisa bersama-sama dengan pak Jokowi di pilpres mendatang. Tentu saja karena cawapresnya cuma satu, UUD kita mengatakan cawapres cuma satu orang, maka pada akhirnya yang dipilih hanya satu cawapres," tandasnya.
Baca juga:
Wasekjen PDIP sebut keputusan cawapres Jokowi di tangan Megawati
Din Syamsuddin harap capres dan cawapres 2019 cerminkan kemajemukan RI
Butuh langkah konkret agar melawan hoaks tak sebatas slogan
Wacana poros ketiga, serius atau hanya eksperimen politik para elite parpol?
Deklarasi capres, Gerindra Jabar desak Prabowo segera ambil sikap