PDIP Jateng Rahasiakan Hasil Survei Pilkada Solo
Tak seperti 34 Kabupaten/Kota lainnya, DPD PDIP Jawa Tengah merahasiakan hasil survei Pilkada Kota Solo. Pernyataan tersebut dikemukakan bakal calon wakil wali kota yang diusung DPC PDIP Solo, Achmad Purnomo, saat ditemui, Senin (13/1).
Tak seperti 34 Kabupaten/Kota lainnya, DPD PDIP Jawa Tengah merahasiakan hasil survei Pilkada Kota Solo. Pernyataan tersebut dikemukakan bakal calon wakil wali kota yang diusung DPC PDIP Solo, Achmad Purnomo, saat ditemui, Senin (13/1).
Purnomo mengungkapkan, DPD Jateng mengumpulkan seluruh perwakilan DPC di pekan lalu terkait pemaparan hasil survei Pilkada 2020. Dari 35 daerah, hanya Solo yang hasil surveinya masih dirahasiakan. Dirinya hadir sebagai perwakilan dari Solo.
"Jadi dalam pertemuan kemarin, semua daerah di Jawa Tengah dievaluasi. Tapi katanya Solo belum saatnya keluar. Setelah Semarang kan harusnya Solo, tapi dilewati," ujarnya.
Purnomo mengaku sempat mempertanyakan alasan Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang 'Pacul' Wuryanto yang masih merahasiakan hasil survei Pilkada Solo. Namun Bambang beralasan jika hasil survei Pilkada Solo belum saatnya diumumkan.
"Saya tidak tahu secara pasti alasannya apa. Mengapa survei untuk Solo masih dirahasiakan," katanya.
Kendati demikian, ia mengatakan jika suasana forum saat itu tetap berlangsung cair. Bahkan Bambang Pacul berbicara santai dan dengan penuh tawa.
"Katanya belum kondusif atau bagaimana, nggak tahu saya. Pokoknya masih belum," katanya lagi.
Survei terkait Pilkada Solo juga pernah dilakukan lembaga survei Median. Hasilnya elektabilitas Achmad Purnomo masih berada di atas Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo yang juga bakal calon wali kota Solo PDIP.
(mdk/rnd)