PDIP Ingatkan Kader Waspada Adu Domba Isu Jokowi Ketum PDIP: Itu Masukan Liar
Isu tersebut sebelumnya sempat dilontarkan pihak yang mengatasnamakan relawan Koalisi Aktivis dan Milenial Indonesia (KAMI) untuk Ganjar Pranowo. Isu itu berpotensi mengadu domba internal partai sehingga dia mengingatkan Ganjar Pranowo agar mewaspadai hal itu.
Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun angkat suara terkait isu Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal menggantikan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan. Dia menegaskan isu tersebut tidak benar.
"Oh enggak ada itu, orang liar itu, enggak ada urusan kita," kata Komarudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/11).
Isu tersebut sebelumnya sempat dilontarkan pihak mengatasnamakan relawan Koalisi Aktivis dan Milenial Indonesia (KAMI) untuk Ganjar Pranowo. Menurut Komarudin, isu itu berpotensi mengadu domba internal partai sehingga dia mengingatkan Ganjar Pranowo agar mewaspadai hal itu.
"Itu yang justru harus diwaspadai oleh Mas Ganjar itu, itu relawan yang mencoba adu domba kita. Kita di partai itu ada aturan, kita ada aturan sendiri jadi kita tidak dengar masukan liar seperti itu lah," kata dia.
Reaksi Ganjar
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah sekaligus kader PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menyatakan isu Joko Widodo menjadi Ketua Umum PDIP sengaja digulirkan untuk mengadu domba. Menurutnya, penggagas isu itu adalah penumpang gelap yang ingin menciptakan disharmoni hubungan di tubuh PDIP.
"Saya meminta kita semua mewaspadai adanya penumpang gelap. Agar siapapun tidak membuat gerakan yang merusak nama baik seseorang," kata Ganjar Pranowo, Minggu (30/10).
Ganjar memastikan, Joko Widodo merupakan orang partai yang sangat paham aturan dan relasi di partai.
"(Isu Jokowi Ketum PDIP) Itu sebuah kengawuran dan imajinasi dari seorang yang tidak mengerti aturan di PDI Perjuangan, yang tidak mengerti relasi di antara kami di dalam partai, dan sangat sembrono,” ungkapnya.
Terkait suksesi ketua umum, kongres partai sudah mengatur dengan sangat rapi. Sehingga isu Joko Widodo bakal merebut tampuk kepemimpinan PDIP sangat tidak mungkin.
"Itu sangat ngawur. Pak Jokowi bukan tipe yang seperti itu,” ujarnya.
(mdk/gil)