PDIP: Dulu Elektabilitas SBY Tinggi, Tapi Ambil Keputusan Politiknya Bagaimana?
Menurutnya, PDIP mencari pemimpin yang bukan hanya menyenangkan semua pihak. Tetapi, pemimpin yang punya tanggung jawab bagi masa depan bangsa dan negara.
Elektabilitas Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto terkait pilpres 2024 bersaing di sejumlah lembaga survei. Sekjen PDIP justru mengungkit Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dulu elektabilitasnya tinggi, tetapi keputusan politiknya diragukan.
"Kalau kita lihat Pak SBY dulu surveinya juga tinggi tapi keputusan politiknya bagaimana? Ini menjadi pendidikan politik bagi kita, kita mencari sosok pemimpin yang berani mengambil tanggung jawab, berani mengambil keputusan meski dia pahit," katanya di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (23/10).
Menurutnya, PDIP mencari pemimpin yang bukan hanya menyenangkan semua pihak. Tetapi, pemimpin yang punya tanggung jawab bagi masa depan bangsa dan negara.
"Dan tanggung jawab ke depan, tantangan-tantangan di internasional, ketegangan di laut tiongkok Selatan, krisis di Timor Tengah yang belum selesai," ucap Hasto.
Masalah lainnya, lanjut Hasto, terkait utang negara akibat pandemi Covid-19. Dia berujar, hal ini akan menjadi tanggung jawab pemimpin nasional selanjutnya.
"Dan beban dari kebijakan fiskal kita terhadap utang akibat pandemi ini, itu menjadi tanggung jawab bagi pemimpin yang akan datang. Jadi pemimpin itu harus dipersiapkan dengan sebaik baiknya," pungkasnya.
Baca juga:
Elektabilitas Ganjar Moncer, PDIP Sebut Pemimpin Tak Semata Ditentukan Survei
Sekjen PDIP Tawarkan Beasiswa bagi Akademisi untuk Bandingkan Kinerja Jokowi & SBY
PDIP: Masa SBY Rakyat Kurang Terpesona Aspek Popularitas Berdasarkan Pencitraan
PDIP: Infrastruktur Terbangun Sangat Baik di Era Jokowi, Tidak Terjadi Zaman SBY
PDIP Tegaskan Soal Pilpres Urusan Megawati, Kader Tak Disiplin Silakan Keluar Partai