LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PDIP, Demokrat dan PAN Belum Serahkan AKD ke Pimpinan DPR

Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto mengatakan, nama AKD sudah ada dan tinggal menyerahkan kepada pimpinan DPR. PDIP mendapatkan kursi Ketua Komisi III, Ketua Komisi IV, Ketua Komisi V, Ketua Banggar, dan 11 Wakil Ketua. Utut enggan mendahului Ketua DPR Puan Maharani mengumumkan AKD.

2019-10-28 19:24:56
DPR
Advertisement

Tiga Fraksi DPR belum menyerahkan nama untuk alat kelengkapan dewan (AKD) kepada pimpinan. DPR bakal menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan alat kelengkapan dewan pada Selasa (29/10) siang.

"Tinggal tiga fraksi yang belum. Mudah-mudahan nanti malam kami tunggu hingga pukul 22.30 nanti tiga fraksi memasukkan," ujar Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin di Kompleks Parlemen, Senin (28/10).

Aziz membenarkan fraksi yang belum mengirimkan nama adalah PDI Perjuangan, Demokrat, dan PAN.

Advertisement

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto mengatakan, nama AKD sudah ada dan tinggal menyerahkan kepada pimpinan DPR. PDIP mendapatkan kursi Ketua Komisi III, Ketua Komisi IV, Ketua Komisi V, Ketua Banggar, dan 11 Wakil Ketua. Utut enggan mendahului Ketua DPR Puan Maharani mengumumkan AKD.

"Yang berhak ngumumin Bu Ketua DPR. Wah itu bukan kewenangan saya. Tapi kan tentu sudah ada di tangan Ibu Ketua," ujarnya.

Sedangkan, Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto menyebut nama-nama AKD bakal diselesaikan malam ini. Sehingga tinggal dikirim ke paripurna besok. Adapun PAN mendapatkan jatah Ketua Komisi VIII, Wakil Ketua Komisi III dan VII, serta Wakil Ketua BURT, MKD dan BKSAP. Dia masih menyembunyikan siapa saja yang bakal mengisi kursi tersebut.

Advertisement

"Nah orang-orangnya ya saya kira nanti nama-nama yang cukup tenar di Fraksi PAN itu yang akan mengisi lah," terangnya.

Menurut Yandri, yang membuat PAN tidak langsung menyelesaikan nama AKD karena banyak yang mengincar komisi yang terkenal 'basah'. Sehingga banyak terjadi penumpukan di beberapa komisi.

"Komisi basah yang biasa diributkan orang kan Komisi I, III, VII, IV, V, XI, numpuk di situ biasanya. Atau kalau mau dikerucutkan lagi III, V, sama XI numpuk biasanya di situ. Biasanya nggak ada minatnya Komisi II, Komisi VIII, bisa geser ke Komisi VI. Ini yang mungkin mau kita atur komposisi yang terbaik," tutupnya.

Baca juga:
KPK Belum Terima Laporan Gratifikasi Mulan Jameela
Sudah Berkonsultasi, Mulan Klaim KPK Bolehkan Anggota DPR Terima Endorsement
Ketua DPR Pastikan Uji Kelayakan Calon Kapolri Idham Azis Digelar Pekan Ini
Ngaku Bakal di Komisi VII, Mulan Jameela Berkelit Ditanya Soal Mitra Kerja
DPR Segera Gelar Fit and Proper Test Calon Kapolri Komjen Idham Aziz
Pimpinan DPR Ingatkan Sumpah Pemuda Benteng Ancaman Global

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.