LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PDIP dan Golkar berkoalisi di Jabar, NasDem banggakan Ridwan Kamil

PDIP dan Golkar berkoalisi di Jabar, NasDem banggakan Ridwan Kamil. NasDem saat ini terus menjalin komunikasi politik dengan dua partai lain yang memiliki kursi signifikan di DPRD yakni PKB dan PPP. Jika NasDem, PPP, dan PKB terealisasi untuk koalisi artinya kekuatan ini sudah cukup melawan kandidat lain.

2017-08-09 17:40:23
Ridwan Kamil
Advertisement

Ketua DPW Jawa Barat Partai NasDem Saan Mustopa menyebut kebersamaan yang dibangun PDIP dan Golkar terkait Pilgub Jabar 2018 adalah bentuk ketakutan akan figur Ridwan Kamil. Tidak merapatnya Ridwan Kamil terhadap dua partai tersebut membuat Golkar dan PDIP bersatu.

"Mereka melihat sosok Ridwan Kamil justru menjadi gentar. Belum ditentukan (calonnya) tetapi bangun dulu kebersamaannya. Ya karena itu memang kuatnya ketokohan Ridwan Kamil," kata Saan saat ditemui di Kantor DPW NasDem Kota Bandung, Rabu (9/8).

Dia menyebutkan, dari beberapa nama yang digulirkan lembaga survei nama Wali Kota Bandung itu selalu bersaing di tiga besar dengan Deddy Mizwar serta Dedi Mulyadi. Masyarakat sudah bisa objektif menilai kinerja Ridwan Kamil. Ini bisa dibuktikan dengan beberapa penghargaan nasional yang disabet Ridwan Kamil saat memimpin Bandung.

"Kami bukan lihat populernya saja, tetapi Ridwan Kamil memang sosok yang dibutuhkan Jawa Barat. Visioner dan inovatif serta komitmen inilah yang diharapkan masyarakat Jabar. Makanya mengapa kita inginkan RK yang kita usung," terangnya.

NasDem juga tidak menciut dengan rencana koalisi gemuk yang dibangun Golkar dan PDIP. Sebab NasDem saat ini terus menjalin komunikasi politik dengan dua partai lain yang memiliki kursi signifikan di DPRD yakni PKB dan PPP. Jika NasDem, PPP, dan PKB terealisasi untuk koalisi artinya kekuatan ini sudah cukup melawan kandidat lain.

"Kita tinggal penguatan untuk percepat koalisi antara NasDem, PKB dan PPP. Masih ada beberapa partai yang menentukan sikap, jadi ini soal timing saja. Dan waktu bagi PPP untuk declare ke publik. Sudah ada kesepahaman tinggal gongnya saja," sebutnya.

Baca juga:
Aceng Fikri dapat restu OSO, siap duet dengan Ridwan Kamil di Jabar
'Deddy Mizwar & Haris Yuliana pasangan cocok di Pilgub Jabar'
PDIP godok tiga nama calon pendamping Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar
Pilgub Jabar, Golkar semakin mesra dengan PDIP
Ditinggal parpol besar, siapa mau dukung Ridwan Kamil?
Pesan Ma'ruf Amin pada Dedi Mulyadi: Bela rakyat & jangan menggusur

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.