PDIP bawa Jokowi rebut suara Golkar di Banten
Kader PDI Perjuangan Rano Karno mengungkapkan, massa mengambang di Banten itu kini hanya tinggal 15 persen.
Peta politik di Banten terjadi perubahan besar pada pemilu kali ini. Salah satu penyebabnya adalah kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan adik kandung serta para koleganya.
Atut merupakan kader Golkar. Dengan demikian, Banten yang awalnya menjadi penyumbang suara terbesar bagi partai beringin itu, kini tidak lagi. Karena 40 persen suara yang awalnya mendukung Golkar kini menjadi massa mengambang.
Kader PDI Perjuangan Rano Karno mengungkapkan, massa mengambang itu kini hanya tinggal 15 persen. Dan ini akan menjadi sasaran untuk memenuhi target PDI Perjuangan (PDIP).
"15 Persen ini yang diperebutkan oleh semua partai, tentu dengan kekuatan Jokowi, semua kader PDI perjuangan makin semangat untuk memperebutkan," ujarnya di Kompleks Masjid Agung Banten di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Jumat (28/3).
Oleh karena itu, harapannya dengan kedatangan Jokowi di Banten mampu membantu perolehan suara. Sehingga PDIP mampu memenuhi target perolehan 20 persen suara.
Seperti diketahui, PDI Perjuangan pada pemilihan umum tahun 2009 hanya mendapatkan suara 16 persen. Dan PDI Perjuangan Banten yakin dapat memperoleh suara dua kali lipat pada pemilihan umum tahun ini.
Baca juga:
Ahok: Tahun lalu Jokowi juga sudah cuti melulu
Ziarah ke makam sesepuh Banten, Jokowi tak takut disebut klenik
Jokowi blusukan ke pasar di Serang, tukang becak harapkan amplop
Di Banten, Jokowi ziarah makam Syekh Sultan Maulana Hasanudin
Warga berebut salaman dan foto Jokowi, lalin Serang macet parah