Partai Koalisi Jokowi Bahas Peluang Partai Demokrat Merapat
Airlangga menjelaskan, keputusan tersebut tidak bisa sepihak dengan partai koalisi saja. Sebab, dia menegaskan, pada akhirnya keputusan sepenuhnya berada di Jokowi.
Ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku capres petahana Presiden Joko Widodo sudah membahas terkait manuver Partai Demokrat pasca Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu.
Usai adanya pertemuan tersebut, partai koalisi pendukung Jokowi, dia mengungkapkan, akan membahas kembali terkait peluang partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono tersebut untuk bergabung.
"Ya ini kan Pak Presiden sudah melakukan pembicaraan, nanti partai-partai pendukung beliau juga tentu akan ada pembahasan," kata Airlangga usai menghadiri buka puasa bersama keluarga Aburizal Bakrie di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Minggu (12/5).
Airlangga menjelaskan, keputusan tersebut tidak bisa sepihak dengan partai koalisi saja. Sebab, dia menegaskan, pada akhirnya keputusan sepenuhnya berada di Jokowi.
"Ya, terserah Pak Presiden," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin membuka pintu bagi Partai Demokrat untuk bergabung. Peluang tersebut disampaikan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding.
Namun, dia menyebut masih terlalu dini membicarakan gabungnya Demokrat ke koalisi karena Jokowi belum dilantik menjadi Presiden untuk periode kedua.
Baca juga:
Hadiri Syukuran Kemenangan, Ma'ruf Amin Minta Masyarakat Jaga Emosi di Bulan Puasa
Soal Kabinet Kerja Jilid II, Karding Harap Tak Ada Dikotomi Profesional dan Parpol
Tim Media Sosial Jokowi-Maruf Dinilai Sangat Maksimal Kampanye di Dunia Maya
Santer Gabung Koalisi Jokowi Usai 22 Mei, Ini Tanggapan Demokrat
Ganjar Sebut Kemenangan Telak Jokowi di Jateng karena Posko Prabowo-Sandi
TKN soal BPN Lapor Bawaslu: Apa Karena Kalah Kemudian Mencari Kesalahan?