LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pansus angket KPK tak pernah bahas isu Golkar mau tarik anggota

Pansus angket KPK tak pernah bahas isu Golkar mau tarik anggota. Pansus tengah merancang rumusan rekomendasi akhir. Jika dalam waktu dekat KPK masih mangkir datang ke DPR, maka rekomendasi akhir akan dibuat tanpa ada konfirmasi.

2018-01-10 21:09:41
Pansus Angket KPK
Advertisement

Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Eddy Kusuma Wijaya mengatakan pihaknya belum membahas wacana Fraksi Golkar menarik kadernya dari keanggotaan. Eddy menyebut Pansus masih bekerja sampai merumuskan rekomendasi akhir.

"Kita di pansus angket masih bekerja sebagaimana biasa, sedangkan isu yang disampaikan tentang Golkar yang akan menarik anggota dan lain-lain belum dibahas di pansus," kata Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/1).

Saat ini, Pansus tengah merancang rumusan rekomendasi akhir. Jika dalam waktu dekat KPK masih mangkir datang ke DPR, maka rekomendasi akhir akan dibuat tanpa ada konfirmasi.

Advertisement

Dia menyebut proses di Pansus bisa selesai pada 1 Februari 2018. "Dan kebetulan masalah Pansus Angket tinggal perumusan rekomendasi dan rencananya 1 Februari, pansus sudah selesai," ujarnya.

Eddy menolak membocorkan isi rumusan rekomendasi akhir Pansus. Dia hanya menyebut, rekomendasi-rekomendasi berkaitan dengan objek penyelidikan Pansus. Rekomendasi Pansus diklaim

"Hanya ada tambahan-tambahan sih. Karena ini kan masih bergulir terus. Namanya informasi kan masuk-masuk, ditambahkan. Cuma kemarin tim perumus sudah merumuskan," ungkapnya.

Advertisement

Disinggung salah satu isi rekomendasi mengenai wacana revisi UU KPK, Eddy mengaku harus membahasnya bersama pimpinan DPR.

Politikus PDIP ini mengklaim rekomendasi Pansus mengarah pada penguatan lembaga KPK, semisal menambah kewenangan penyadapan. Dia berharap rekomendasi Pansus bisa membuat KPK lebih tegas, kuat dan bekerja sesuai koridor hukum.

"Enggak dikurangi, dikuatkan termasuk penyadapan, kan itu belum ada. Memang harus ada rekomendasi tentang penyadapan supaya kuat dan mempunyai kekuatan hukum," paparnya

Baca juga:
Besok, Golkar rapat bahas ketua DPR dan Pansus Angket KPK
ICW sebut DPR 'gergaji' KPK lewat Hak Angket
Pansus Angket, hubungan panas KPK & DPR di 2017
Manuver Golkar di bawah pimpinan Airlangga dalam Pansus KPK
Golkar buka kemungkinan keluar dari pansus hak angket KPK di DPR

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.