LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PAN ungkap keunggulan Djoko Santoso di tim Prabowo-Sandi sebagai ahli perang darat

Meski serangan udara atau kampanye di media sosial bakal ramai, peperangan di darat yang lebih menentukan.

2018-08-22 19:12:48
Pilpres 2019
Advertisement

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno memberi bocoran terkait struktur tim pemenangan pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Tim didesain untuk mengoptimalkan pertarungan langsung di masyarakat alias jalur darat. Pengalaman Djoko Santoso sebagai mantan Panglima TNI, dibutuhkan untuk pertarungan di darat.

Eddy menjelaskan meski serangan udara atau kampanye di media sosial bakal ramai, peperangan di darat yang lebih menentukan.

"Jadi di situlah salah satu peran penting dari pak Djoko Santoso sebagai sosok yang pernah memegang jabatan penting di TNI yang memahami bagaimana pemenangan berbasis teritorial itu bisa dilaksanakan dengan efisien," kata Eddy di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Rabu (22/8).

Advertisement

Eddy menuturkan struktur tim akan mengadopsi ketika mengkampanyekan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada 2014. Tapi dengan modifikasi dan revisi tak hanya fokus di media sosial. Banyak hal yang akan ditambah dan dikuatkan.

"Karena apa? kita dapat mengambil pelajaran dari tim pemenangan di 2014 di mana ada kekurangan di situlah kita akan kuatkan. Jadi revisi dan modifikasi ada disana," imbuhnya.

Hal mendasar yang akan diadopsi dari tim pemenangan 2014 lalu adalah struktur tim. Akan ada dewan pembina, dewan pengarah, dewan pakar, dewan penasihat dan juga dewan pelaksana.

Advertisement

"Dewan pelaksana itu adalah tim pemenangan beserta ketua dewan pelaksana yang jadi ketua dewan pemenangan," jelasnya.

Tim pemenangan akan mengakomodir dari semua partai politik koalisi. Tokoh-tokoh senior akan diterjunkan menjadi kekuatan tim pemenangan.

"Mau tidak mau kita akan menampung seluruh parpol yang ada, kita akan menampung seluruh tokoh-tokoh senior di negeri ini yang ada untuk jadi kekuatan kita di dalam tim pemenangan yang akan datang," kata dia.

Baca juga:
PAN janji tak gunakan politik identitas di Pilpres 2019
Ultah ke-20, PAN undang Prabowo-Sandiaga, Koalisi Jokowi tidak
PAN sempat bahas nama Gatot Nurmantyo masuk tim pemenangan Prabowo-Sandiaga
Elektabilitas Prabowo-Sandiaga rendah, Sekjen PAN bandingkan dengan Pilgub DKI
Jokowi-Ma'ruf lebih disukai emak-emak, Sandiaga akan kerja lebih keras lagi

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.