LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PAN tanggapi dingin ajakan Gerindra bersatu lawan PDIP di Jateng

PAN tanggapi dingin ajakan Gerindra bersatu lawan PDIP di Jateng. Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi dingin ajakan Gerindra kepada partai-partai untuk bergabung melawan PDIP di Pilgub Jawa Tengah (Jateng). Soal Pilgub Jateng, seluruhnya ditentukan oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

2017-09-04 15:50:53
Pilgub Jateng
Advertisement

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi dingin ajakan Gerindra kepada partai-partai untuk bergabung melawan PDIP di Pilgub Jawa Tengah (Jateng). Soal Pilgub Jateng, seluruhnya ditentukan oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan menegaskan, hasil rakernas PAN menyatakan bahwa persoalan Pilkada serentak sepenuhnya merupakan kewenangan Zulkifli Hasan.

"Ini hasil Rakernas kemarin, PAN menyerahkan sepenuhnya pada ketum untuk membangun, melakukan komunikasi politik, melakukan koordinasi dengan parpol, tidak hanya di Jateng, tapi juga di daerah lain yang melaksanakan Pilkada Serentak 2018," kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (4/8).

Wakil Ketua DPR ini mengakui, memang Pilkada 2018 perlu koalisi antar partai. Karena itu, dia menegaskan, hingga saat ini PAN masih terus berkomunikasi dengan partai lain.

"Sehingga kita tentunya dalam hal ini setiap posisi maupun pilgub perlu koalisi, koalisi yang kita perlu dinamikanya sangat cepat sekali yang kita harapkan oleh masyarakat Jawa Tengah," ungkap penanggung jawab pemenangan PAN di Jateng ini.

Sebelumnya diketahui, Jawa Tengah menjadi basis massa terbesar PDIP. Pada Pemilu 2014, PDIP sukses menjadi juara dengan meraih 4.295.598 suara. Jauh tertinggal di bawah partai berlogo banteng itu adalah Golkar dengan jumlah suara 2,4 juta. Maka tak heran, jika Jawa Tengah dikenal sebagai 'kandang banteng'.

Partai-partai pun mengakui kehebatan PDIP di Jawa Tengah. Bahkan, Golkar dan Gerindra ingin Pilgub Jateng 2018 hanya ada dua calon yakni dari PDIP dan di luar PDIP. Gerindra bahkan secara terang-terangan mengungkap keinginannya merapatkan barisan semua partai yang ada untuk melawan calon dari PDIP.

"Kita mengharapkan seperti itu. Makanya kita terus melakukan komunikasi. Mari, yang fakta sekarang kan yang ngusung sendiri hanya PDIP. Ayo, partai yang lain kalau sepakat dengan kita bersama-sama. Soal calonnya, ayo dirembug bareng-bareng. Yah, ini alasan perusahaan. Tapi saya kira jenengan sudah tahu ya," kata Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Sriyanto Suryo Saputro kepada merdeka.com, Selasa (29/8) di Kota Semarang, Jateng.

Baca juga:
Gerindra ajak bersatu lawan PDIP di Jateng, PPP bilang 'masih menghitung'
Spanduk dukungan Wardoyo maju Pilgub Jateng muncul di Sukoharjo
Tertarik usung Marwan Jafar-Sudirman Said, Cak Imin bikin duet 'Makadim'
Mencegah isu SARA dimainkan di Pilgub Jateng 2018
Bersatu melawan PDIP di kandang banteng
Gerindra ajak partai lain gabung buat lawan PDIP di Pilgub Jateng 2018
Cagub Jateng dari Gerindra sudah mengerucut tiga nama, ada Sudirman Said

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.