LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

PAN Sebut Tak Ada Instruksi DPP Agar Mulyadi Kembalikan Rekomendasi PDIP

Yandri enggan mengomentari keputusan sepihak Mulyadi dan Ali Mukhni mengembalikan surat rekomendasi PDIP. DPP PAN hanya mengeluarkan surat keputusan karena Ali Mukhni sebagai kader PAN maju di Pilkada 2020.

2020-09-07 12:53:41
Partai Amanat Nasional
Advertisement

Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto mengatakan, pengembalian surat rekomendasi PDI Perjuangan oleh pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Mulyadi dan ali Mukhni merupakan inisiatif pasangan calon. Dia menegaskan tidak ada instruksi dari Dewan Pengurus Pusat.

"Itu inisiatif dari paslon, baik pak Mulyadi maupun Pak Ali Mukhni," katanya kepada wartawan, Senin (7/9).

Diketahui, bakal pasangan calon Gubernur Mulyadi dan Ali Mukhni mengembalikan rekomendasi PDIP buntut pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengenai Sumatera Barat. Mulyadi merupakan kader Partai Demokrat dan Ali Mukhni merupakan kader PAN. Kursi Demokrat dan PAN cukup mengantar pasangan calon ini ke panggung kontestasi Pilgub Sumatera Barat.

Advertisement

Yandri enggan mengomentari keputusan sepihak Mulyadi dan Ali Mukhni mengembalikan surat rekomendasi PDIP. DPP PAN hanya mengeluarkan surat keputusan karena Ali Mukhni sebagai kader PAN maju di Pilkada 2020.

Ketua Komisi VIII ini mengatakan, langkah pengembalian surat rekomendasi itu di luar kendali DPP. Pengembalian rekomendasi PDIP itu juga tidak ada komunikasi antara pasangan calon dengan DPP PAN.

"Itu sekali lagi inisiatif dan yang saya dengar itu atas masukan masyarakat Sumbar kan, bukan dari PAN atau DPP kami," jelasnya.

Advertisement

Yandri menjamin pengembalian rekomendasi kepada PDIP tidak mempengaruhi hubungan partai banteng itu dengan PAN. Dia mengatakan, masalah ini tidak mengganggu koalisi PDIP dengan PAN di daerah lain pada Pilkada 2020.

"Kami banyak juga koalisi dengan PDIP, tidak ada yang terganggu InsyaAllah," tutupnya.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.