PAN sebut Kemenpora dan Kemenlu paling tidak maksimal
Meski begitu, PAN tidak mau evaluasi tersebut dikaitkan dengan isu reshuffle Kabinet Kerja.
Dalam refleksi akhir tahun, Partai Amanat Nasional (PAN) menilai Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Luar Negeri sebagai kementerian yang kinerjanya tidak maksimal selama setahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Meski begitu, PAN tidak mau evaluasi tersebut dikaitkan dengan isu reshuffle Kabinet Kerja.
"Engga ada, itu engga ada urusan dgn kursi menteri, reshuffle atau tidak. Itu evaluasi," kata Waketum PAN Hanafi Rais di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati No 113, Jakarta Selatan (29/12).
PAN menilai, meminta Kementerian Luar Negeri lebih pro aktif menjaga keamanan regional dan internasional. Landasan kebijakan luar negeri juga diorientasikan kepada pengeluaran kepentingan nasional.
Di bidang pemuda dan olahraga belum dikelola secara efektif dan profesional. Hal itu mengakibatkan menurunnya prestasi olahraga di tingkat nasional dan internasional.
Hanafi menjelaskan, salah satu cabang olahraga yang menjadi perhatian adalah sepakbola. Contohnya berlarut-larutnya penyelesaian masalah PSSI.
"PAN mendorong pemerintah memperbaiki sistem pengelolaan sevara menyeluruh termasuk penataan ulang organisasi pemuda dan olahraga," pungkasnya.
Baca juga:
Survei index: Kinerja Mendag dan Menristek peringkat dua terbawah
Di tengah isu gabung kabinet, PAN kritik kinerja menteri Jokowi
DPR sebut menteri bidang ekonomi, ESDM, BUMN, LHK layak direshuffle
Politikus NasDem: Ingin bantu pemerintah, tunjukkan dengan kinerja
Reshuffle jilid II, PAN harap-harap cemas, Hanura pasrah