PAN akui nama Gatot Nurmantyo dipertimbangkan jadi capres, ini alasannya
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan mengaku nama mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mulai beredar di internal partai pimpinan Zulkifli Hasan. Dia menyebut Gatot juga mulai dipertimbangkan.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan mengaku nama mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mulai beredar di internal partai pimpinan Zulkifli Hasan. Dia menyebut Gatot juga mulai dipertimbangkan.
"Pak Gatot adalah salah satu nama yang beredar di dalam. Nama-nama semua yang beredar di luar itu memang kami pertimbangkan," kata Bara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/4).
Dia menjelaskan alasan sosok Gatot yang dibicarakan di internal partai. Selain dari TNI, kata dia, Gatot memiliki kelebihan seperti ketegasan dalam beberapa hal.
"Jadi saya pikir bisa saja dipertimbangkan, memang ada yang membicarakan Pak Gatot di dalam dan itu harus saya akui di intenal PAN," jelas Bara.
Sebelumnya, Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengaku akan mempertimbangkan nama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo di bursa Pemilihan Presiden 2019. PAN juga membuka pintu bagi Gatot Nurmantyo apabila ingin menjadi anggota partai.
"Itu tergantung komunikasi politik. Kalau Gatot berkeinginan jadi kader PAN kami akan senang sekali," ujar Viva di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (23/4/2018).
Viva mengatakan bila Gatot Nurmantyo serius maju Pilpres 2019, maka ia harus melakukan komunikasi politik dengan partai. PAN membuka lebar peluang bagi Gatot Nurmantyo jika ingin melakukan pertemuan.
Dia mengaku hubungan baik Gatot dengan PAN terjalin melalui Ketua Majelis Kehormatan Amien Rais. "Kalau Pak Gatot dekat dengan Pak Amien," ujarnya.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Hadapi Pilpres 2019, PAN komunikasi dengan parpol dan tokoh
Pilpres 2019 dan upaya Gatot Nurmantyo jadi RI-1
PAN buka pintu lebar jika Gatot Nurmantyo mau bergabung
Melihat jumlah harta bakal calon presiden, siapa paling kaya?
Simpatisan Gatot yakin geser kursi capres Gerindra dari Prabowo