LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ogah Dukung Gibran, PKS Jagokan Gamal Albinsaid di Pilgub DKI 2024

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lebih menjagokan kadernya Gamal Albinsaid ketimbang Gibran Rakabuming Raka untuk di Pilgub DKI 2024. Menurut PKS, Gamal cocok diusung di Pilgub DKI.

2022-06-23 11:23:53
Presiden PKS
Advertisement

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lebih menjagokan kadernya Gamal Albinsaid ketimbang Gibran Rakabuming Raka untuk di Pilgub DKI 2024. Menurut PKS, Gamal cocok diusung di Pilgub DKI.

"Jika PDIP mencalonkan Gibran, saya pribadi akan mengusulkan dr.Gamal Albinsaid, Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan di Pilgub DKI," kata Juru Bicara PKS Pipin Sopian lewat pesan singkat, Kamis (23/6).

Menurut Pipin, Gamal adalah pemuda yang cerdas. Rekam jejak Gamal juga baik.

Advertisement

"Menurut saya dr. Gamal Albinsaid adalah sosok anak muda yang cerdas, menginspirasi, dan memiliki rekam jejak yang baik," ucapnya.

Meski begitu, PKS masih fokus untuk mempersiapkan perhelatan Pemilu 2024. Soal keputusan resmi Pilgub juga kembali kepada pimpinan partai.

"Tapi saat ini kami masih fokus mempersiapkan Pemilu 2024. Keputusan siapa calon Gubernur ada ditangan Pimpinan," paparnya.

Advertisement

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bicara peluang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka diusung pada Pilgub DKI Jakarta 2024. Gibran disebut perlu menunjukkan kapasitas sebagai pemimpin, dan meninggalkan legacy saat memimpin kota Solo.

"Setiap pemimpin harus menunjukkan kapasitas kepemimpinannya. Istilah populernya meninggalkan legacy, membangun kemajuan, di situlah pemimpin akan mengalami ujian-ujian termasuk Mas Gibran," ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Kamis (16/6).

Hasto mengatakan, Pilkada serentak masih akan digelar pada November 2024. Pilkada digelar setelah Pemilu Legislatif dan Presiden. Maka itu, pemimpin yang ingin maju harus terus mengasah kemampuannya.

"Itu harus menegaskan komitmennya dan terus mengasah kemampuan kepemimpinannya," katanya.

Supaya dalam menghadapi ujian di lapangan, para pemimpin ini tetap berdisiplin. Hasto juga menyinggung pemimpin itu harus berdisiplin di jalan partai.

"Sehingga ketika menghadapi ujian-ujian di lapangan itu pemimpin tersebut tetap kokoh tetap berdisiplin. Termasuk pada jalan kepartaian itu," ucap Hasto.

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.