Nusron sebut Airlangga jadi Ketum Golkar untuk mengisi kekosongan
Politisi Golkar, Nusron Wahid menjelaskan, dipilihnya Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Golkar secara aklamasi untuk mengisi kekosongan jabatan. Dia menegaskan Airlangga sebagai calon tunggal dan akan dipilih secara aklamasi pada Munaslub.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menggelar rapat pleno membahas rencana Munas Luar Biasa (Munaslub) di DPP Partai Golkar, Rabu (13/12). Agendanya penentuan ketua umum baru. Hasil rapat pleno, Rapimnas dan Munaslub akan mengukuhkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum.
Politisi Golkar, Nusron Wahid menjelaskan, dipilihnya Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Golkar secara aklamasi untuk mengisi kekosongan jabatan.
"Untuk mengisi kekosongan jabatan maka Airlangga ditetapkan sebagai ketua umum. Karena tidak ada calon lagi dan Aziz Syamsuddin juga mundur dari calon ketua umum," imbuh Nusron.
Dia menegaskan Airlangga sebagai calon tunggal dan akan dipilih secara aklamasi pada Munaslub. "Saat Munaslub nanti akan memilih dan menetapkan lagi Airlangga Hartarto sebagai ketua umum secara aklamasi," imbuhnya.
Politisi Golkar lainnya, Yahya Zaini mengutarakan hal sama. Rapat pleno menghasilkan putusan menggelar rapimnas untuk mengukuhkan Airlangga Hartarto sebagai pengganti Setya Novanto.
"Rapimnas mengukuhkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum dan menetapkan pelaksanaan munaslub pada pekan depan," kata Yahya Zaini kepada merdeka.com.
Seperti diketahui, Pengurus DPP Partai Golkar menggelar rapat pleno untuk membahas nasib partai pasca sang ketum Setya Novanto ditahan KPK karena kasus korupsi e-KTP. Dalam rapat pleno yang berlangsung tertutup itu, memutuskan menunjuk Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Golkar menggantikan Setya Novanto. Namun, Golkar tetap akan menggelar Munaslub pada tanggal 19 Desember nanti.
Baca juga:
Jalan mulus Airlangga ambil alih Golkar
Airlangga ambil alih Golkar, Dedi Mulyadi segera sowan bahas Pilgub Jabar
Resmi ambil alih Golkar, ini pernyataan politik pertama Airlangga
Airlangga ditunjuk jadi ketum Golkar, Munaslub digelar 19-20 Desember
Tak ingin Golkar gaduh, Aziz Syamsuddin mundur dari caketum Golkar