Nurul Arifin: Jokowi tak paham wilayah perbatasan Indonesia
"Jokowi terlalu teoritis dan tidak bicara strategi," kata Nurul.
Politisi Partai Golkar Nurul Arifin menyoroti debat calon presiden yang berlangsung semalam mengambil tema Politik Internasional dan Pertahanan Negara. Nurul melihat capres Jokowi tidak terlalu menguasai permasalahan terkait pertahanan negara.
"Soal Laut China Selatan, kelihatan sekali Jokowi tidak memahami masalah. Pernyataan Jokowi soal membenahi batas-batas wilayah kita, menjadi bumerang karena dia sendiri tidak memahami wilayah-wilayah perbatasan," ungkap Nurul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/6).
Nurul menyoroti pernyataan capres Jokowi terkait konflik antar negara tetangga. "Jokowi juga mengatakan jika bukan konflik kita, buat apa kita ikut-ikutan. Padahal konflik tetangga bisa berimbas ke negara kita. Bukti bahwa Jokowi terlalu teoritis dan tidak bicara strategi," kata Nurul.
Secara keseluruhan, lanjut Nurul, debat putaran ketiga semalam merupakan nilai tambah bagi capres Prabowo Subianto. Terkait tema tersebut, Nurul menilai, Prabowo bicara sudah dalam tataran strategi.
"Secara umum debat Ketiga ini adalah panggungnya Prabowo. Prabowo bicara penguatan Ketahanan Nasional itu secara bertahap. Mulai dari penguatan dari dalam negeri dalam bentuk kesejahteraan dan seterusnya," tutup Nurul.
Baca juga:
Menlu sebut diplomasi Laut China Selatan sudah mulai di masa SBY
Konflik Laut China Selatan jadi ancaman keamanan Asia Tenggara
Fatal Jokowi tak paham konflik Natuna di Laut China Selatan
Kritik debat capres, Ruhut sentil KPU, Bawaslu, Prabowo & Jokowi
Zulkifli: Prabowo setuju karena Jokowi jawab pertanyaan sendiri