LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Nurhayati dikabarkan maju Pilgub Jatim, Soekarwo bilang lihat survei

Menurutnya, mekanisme untuk maju sebagai bakal calon gubernur atau wakil gubernur salah satunya diukur berdasarkan survei dan ditentukan oleh majelis tinggi partai. "Majelis tinggi akan mengambil keputusan melalui survei itu. Nanti September diinformasikan oleh majelis tinggi. Sudah keluar hasilnya," jelasnya.

2017-04-05 00:18:00
Nurhayati Ali Assegaf
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf dikabarkan akan ikut meramaikan bursa Pilgub Jawa Timur 2018. Bahkan, anggota DPR RI itu, sudah beberapa kali melakukan sosialisasi di beberapa daerah di Jawa Timur.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo mempersilakan Nurhayati mencoba serunya Pilgub Jatim 2018. Namun demikian, semua keputusan soal siapa yang akan diusung Partai Demokrat tetap diserahkannya ke majelis tinggi partai.

"Katanya memang sudah muter-muter. Ketemu juga menyampaikan (maju) ke saya. Tapi dari segi organisasi, belum (menyampaikan rencana tersebut). Ya tapi itu haknya lah," kata Soekarwo, Selasa (4/4).

Soekarwo yang masih aktif menjabat Gubernur Jawa Timur ini menjelaskan, mekanisme untuk maju sebagai bakal calon gubernur atau wakil gubernur salah satunya diukur berdasarkan survei dan ditentukan oleh majelis tinggi partai.

"Majelis tinggi akan mengambil keputusan melalui survei itu. Nanti September diinformasikan oleh majelis tinggi. Sudah keluar hasilnya," jelasnya.

Menurut Pakde Karwo atau biasa disapa, semakin banyak calon yang maju, semakin bagus demi kelangsungan demokrasi.

"Kalau tidak ada yang mencalonkan itu tidak bagus," katanya.

Meski banyak yang mencalonkan diri, Soekarwo tetap mengingatkan, agar mereka tetap tunduk pada hasil survei. Jika hasilnya kurang bagus, kata Soekarwo, sebaiknya bakal calon tidak memaksakan diri.

"Lihat orangnya bagus, tapi surveinya cuma 0,2. Ya tidak bisa. Atau orangnya kurang bagus, tapi disukai, itu masih bisa. Demokrasi itu kan, dikenal dan kredibel. Dua hal itu harus," jelasnya.

"Tapi jika hasilnya kurang bagus, tapi tetap ingin maju, disarankan jadi wakilnya saja. Wong kepingin kok dilarang. Tapi kalau jadi wakil tidak ada yang ngajak, ya lebih baik tidak terlalu memaksakan," pungkasnya.

Baca juga:
PPP incar tiga nama untuk diduetkan dengan Musyaffa di Pilgub Jatim
Ini pertimbangan khusus Khofifah sebelum maju di Pilgub Jatim
Kiai kampung sebut Khofifah-Ipul seperti Rossi dan Marquez
Sebelum maju Pilgub Jatim, Khofifah akan lakukan survei internal
PAN dorong Mensos Khofifah maju Pilgub Jawa Timur
PDIP Surabaya akan usulkan Risma maju Pilgub Jatim 2018 di Rakerda
Deretan nama beken dijagokan bertarung di Pilgub Jabar dan Jatim

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.