LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

NasDem Nilai Wacana Pansus Kecurangan Pemilu Terlalu Prematur

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate menilai wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) kecurangan pemilu mengada-ada. Dia menilai gagasan tersebut terlalu prematur.

2019-04-25 21:03:00
Pemilu 2019
Advertisement

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate menilai wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) kecurangan pemilu mengada-ada. Dia menilai gagasan tersebut terlalu prematur.

"Gagasan untuk melakukan pansus pemilu itu sangat prematur dan tidak dibutuhkan. Itu mengada-ada aja," kata Plate di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/4).

Menurut Plate hasil Pemilu 2019 saja belum difinalkan. Sehingga terlalu cepat jika ada usul pembentukan pansus.

Advertisement

"Tapi kalau terkait dengan pansus pemilu nah saat ini yang mau dipansuskan itu apa? Hasil pemilu aja belum ada ini sangat prematurlah gagasan seperti itu," ungkapnya.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) ini juga meminta Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon sebagai penggagas wacana tersebut untuk tidak panik menanggapi hasil pemilu sementara ini. Dia pun menyarankan kubu Prabowo untuk menempuh jalur hukum yang ada untuk mengatasi kecurangan pemilu.

"Namun kalau ada tindak pidana pemilu nah maka yang ini serahkanlah pada Gakkumdu untuk tangani itu dan hukum kriminal-kriminal politik, kriminal-kriminal pemilu penjahat-penjahat demokrasi itu setuju kita dihukum dengan bener," ujarnya.

Advertisement

Karena itu, Plate berharap semua bisa mengawal penyelenggaraan pemilu saat ini. Terutama pada proses rekapitulasi suara.

"Lebih bagus justru kita mengawal agar penyelenggara pemilu KPU ya bersama-sama dengan partai politik ya dalam hal ini saksi-saksinya di bawah pengawasan Bawaslu dan panwaslu diseluruh Indonesia untuk melakukan rekapitulasi dan penghitungan suara manual dengan cepat dan akurat," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon akan mengusulkan pembentukan Pansus pada masa persidangan DPR mendatang. Hal itu, dilakukan untuk mengatasi masalah kecurangan dalam Pemilu Serentak 2019.

"Saya kira nanti perlu dibentuk pansus kecurangan ini. Saya akan mengusulkan meski ini akhir periode," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/4).

Baca juga:
Tak Terima Penghitungan Suara Ulang, PDIP Surabaya Adukan Bawaslu ke DKPP
BPN Buka Posko Pengaduan Temuan Dugaan Kecurangan Pilpres 2019
Cak Nun Yakin Potensi Konflik Usai Pilpres Cuma Isu Elitis, Tak Berdampak ke Rakyat
39 Anggota Bawaslu Bekasi Jatuh Sakit Karena Kelelahan
Petugas KPPS di Sumut Meninggal Dunia Bertambah Jadi Delapan Orang
KPU: Jumlah KPPS Meninggal Dunia Bertambah Menjadi 225 Orang

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.