LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Musisi-musisi ini nyaleg tapi gagal melenggang ke Senayan

Jika nasib berkata lain tentu mereka harus mengurungkan niatnya untuk berpolitik dan lebih baik kembali bermusik.

2014-04-25 08:36:00
Pemilu 2014
Advertisement

Hingar bingar Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 tak hanya diramaikan oleh para politisi saja. Nyatanya dari deretan calon-calon wakil rakyat ada pula figur publik yang akhirnya berani untuk memutuskan ikut berkompetisi di laga politik.

Sebelum Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) lalu, publik pasti tak kaget jika ada beberapa sosok yang sering nongol menghibur di layar kaca namun kini tiba-tiba ingin menjadi pejabat. Beberapa dari mereka adalah para musisi yang sudah tak asing lagi di telinga masyarakat.

Namun usai Pileg lalu, hasil hitung cepat suara yang keluar tak membuat para musisi itu lantas puas. Sebab tak sedikit dari mereka malah tak mampu mendulang suara masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing.

Membawa nama besar partai politik tentu boleh, namun jika nasib berkata lain tentu mereka harus mengurungkan niatnya untuk berpolitik dan lebih baik kembali bermusik.

Siapa saja mereka? Berikut beberapa musisi yang nyaleg tapi gagal ngantor di DPR seperti dirangkum merdeka.com:

Dwiki Dharmawan

Pemusik jazz kondang ini sejak awal sudah optimis mau terjun ke dunia politik. Namun Dwiki Dharmawan gagal punya kantor di Senayan lantaran tak banyak meraih suara di wilayah Jakarta Pusat (Dapil Jakarta II).

Komposer yang diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) ini hanya meraih sekitar 2.800 suara terbanyak yang diraih dari Kecamatan Kemayoran.

Padahal Dwiki sebelumnya sudah berangan-angan untuk bisa mengabdi di Komisi X DPR. Komisi ini khusus membidangi masalah pendidikan, olahraga, dan kebudayaan.

Advertisement

Ifan Seventeen

Musisi band pop ini juga tak mau ketinggalan mencoba peruntungan karirnya di dunia politik. Meski terbilang sangat muda dibanding calon politisi baru lainnya, Ifan dari grup band Seventeen ini berani nyaleg di Dapil Yogyakarta dengan dukungan penuh dari Partai Gerindra.

Pria bernama asli Riefian Fajarsyah ini juga sudah dipastikan gagal untuk punya kantor di DPR. Sebab perolehan suara di daerahnya juga tak memadai.

Ifan menerima hal itu dengan lapang dada. Menurutnya, dalam Pileg ini lah dia banyak mendapatkan proses pembelajaran tentang politik yang baik tanpa tetek bengek money politics.

Dia pun berjanji tak akan menyerah sampai di sini. Meskipun kini masih menyandang gelar sebagai musisi, dirinya tak kapok untuk tetap berjuang menjadi politisi.

"Aku masih tetap akan berpolitik. Karena aku beranggapan jika semua orang baik apatis terhadap politik, jangan salahkan kalau hanya ada orang-orang jahat di dalamnya. Tujuanku bukan cuma semata-mata menang tapi ingin ikut belajar merubah sistem yang salah menjadi baik," kata Ifan kepada merdeka.com, Kamis (24/4).

Advertisement

Ressa Herlambang

Solois bersuara merdu ini nyaleg karena diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia bertarung di daerah Jawa Barat III. Namun beribu sayang rupanya partainya juga tak mendapat kursi di dapil ini.

Padahal sebelumnya Ressa mengaku sangat ingin bekerja di DPR dan syaratnya harus melalui partai.

"Aku cuma mau kerja di DPR karena kalau teriak-teriak di luar DPR percuma, didengar juga enggak. Jadi untuk merubah sistem ya harus duduk di dalamnya," ujar Ressa sembari tertawa saat diskusi 'caleg aktivis vs caleg artis' di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Selasa (25/2).

Ressa menambahkan biasanya artis kalau ditanya mau di komisi berapa, mereka akan menjawab di Komisi X yaitu seni dan kepemudaan. "Tetapi kalau aku ditanya, aku siap di komisi berapa pun," katanya.

Ridho Rhoma dan Vicky Rhoma

Mendompleng nama legenda Raja Dangdut Rhoma Irama nyatanya tak membuat anaknya harus berleha-leha di laga politik Pemilu 2014. Ridho dan Vicky Rhoma yang juga diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dipastikan gagal melaju ke Senayan.

Meski suara PKB dalam pemilu kali ini naik, namun di masing-masing dapil mereka, keduanya gagal mendapat satu kursi.

Vicky bertarung di dapil Banten I (Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak) sedangkan Ridho dari dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor).

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.