LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Mundur dari Pangkostrad, Edy Rahmayadi mengaku sudah jadi kader PKS

Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Edy Rahmayadi mengaku telah resmi mundur sebagai prajurit TNI sejak dua bulan lalu. Hal itu karena dirinya akan maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara, pada Pilkada 2018.

2018-01-04 15:02:31
Pilgub Sumut
Advertisement

Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Edy Rahmayadi mengaku telah resmi mundur sebagai prajurit TNI sejak dua bulan lalu. Hal itu karena dirinya akan maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara, pada Pilkada 2018.

Edy mengaku bahwa saat ini dirinya sudah mendapatkan dukungan atau diusung dari lima partai yakni PKS, Gerindra, Golkar, PAN dan NasDem. Dari lima partai yang mendukung dirinya, Edy yang hadir dalam acara Ikrar Pemenangan Calon Kepala Daerah, dengan menggunakan jaket putih dengan lambang PKS.

"Ya Insya Allah, ini kan udah jadi kader PKS ini, udah pake ini," kata Edy sambil menunjukkan logo PKS di saku jaketnya, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (4/1).

Advertisement

Selain itu, Edy mengungkapkan bahwa nanti dirinya akan melakukan deklarasi bersama dengan lima partai yang mengusung dirinya maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara.

"Persiapan di Sumut tanggal 7 Januari kami deklarasi, diusung oleh Gerindra PKS, PAN, Golkar dan NasDem," ungkapnya.

Edy mengungkapkan alasan kenapa dirinya terjun ke dunia politik dibanding meneruskan kariernya di TNI. "Enggak ada masalah, kan enggak ada bedanya juga prajurit dan politik, hanya kalau prajurit tidak boleh berpolitik praktis, gitu saja, orang sipil bebas berpolitik mau berpolitik mau praktis mau politik negara dia kan tidak ada masalah," ucapnya.

Advertisement

Selain itu, Edy menegaskan, jika dirinya terpilih menjadi gubernur Sumatera Utara dia akan tetap menjabat sebagai ketua umum PSSI dan tidak akan menanggalkan jabatan tersebut.

"Oh enggak, PSSI itu kan amanat rakyat, saya akan lebih leluasa kalau setelah saya jadi sipil, karena kalau saya jadi tentara nanti takut melulu mereka, nanti main bolanya jadi jelek. Saya harapkan animo warga di sana kepada saya 100 persen," tandasnya.

Baca juga:
Letjen Edy Rahmayadi: Mudah-mudahan saya tak tergoda korupsi
Pangkostrad mengaku sudah mundur sebagai prajurit sejak 2 bulan lalu
Mayjen Doni Monardo dinilai cocok gantikan Edy Rahmayadi jadi Pangkostrad
Golkar putar haluan di Pilgub Sumut, NasDem menunggu
Pengamat sebut ada tangan kuat di balik rencana Golkar dukung Pangkostrad

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.