Moeldoko: Jokowi Tendang Sendal Orang Saja Disalahkan
Menurut Kepala Staf Kepresidenan itu, wajar kepala negara memberikan terbaik untuk bawahannya.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Moeldoko menilai, sebagai capres inkumben Joko Widodo bakal terus disalahkan. Termasuk dalam mengambil kebijakan.
Dia mengungkapkan, apapun kebijakan dan tindakan yang diambil pemerintah pasti akan dianggap sebagai langkah politis oleh lawan politik.
"Di tahun demokrasi ini, Pak Jokowi itu istilahnya jalan, tendang sandalnya orang di jalan ini, disalahkan," ujar Moeldoko di rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/11).
Salah satu contohnya adalah kebijakan presiden Joko Widodo ingin menaikkan tunjangan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Moeldoko membantah tudingan bahwa kebijakan itu dibuat demi kepentingan politik.
Menurut Kepala Staf Kepresidenan itu, wajar kepala negara memberikan terbaik untuk bawahannya.
"Masa seorang presiden itu memberikan kesejahteraan kepada anak buahnya enggak boleh," ucapnya.
Moeldoko pun menyamakan seperti ketika masih menjabat sebagai Panglima TNI. Dia mengaku bakal memberikan kesejahteraan kepada personel di ketiga matra TNI.
"Sebisa mungkin saya ingin membuat anak saya tersenyum," ucapnya.
Diberitakan, Wapres Jusuf Kalla menilai kenaikan tunjangan ASN tidak ada kaitan dengan Pemilu. Maksud kenaikan tunjangan itu untuk meningkatkan kinerja abdi negara.
Baca juga:
PPP Soal Soetrisno Bachir Harap Ma'ruf Amin Jadi Wapres: Kemenangan Semakin Dekat!
Survei LSI Denny JA: Pemilih yang Dengarkan Ulama Lebih Banyak Dukung Jokowi
Ketua DPP PAN: Justru Mas Tris yang Menyarankan Enggak Dukung Jokowi
Ogah Minta Maaf, Ma'ruf Amin Sebut Ucapan Budek dan Buta Dipolitisasi
Hasto Nilai Sikap Demokrat Secara Tak Langsung Dukung Jokowi-Ma'ruf